Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR mengenai Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla melakukan negosiasi dengan Duta Besar Iran agar kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz dibantah oleh Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi.
Pada laman resmi Komdigi.go.id, dikutip Selasa (31/3), unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim bahwa Jusuf Kalla melakukan negosiasi dengan Dubes Iran merupakan kabar tak benar.
"Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar," demikian disampaikan Komdigi.
Ditegaskan Komdigi bahwa tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim.
Pencarian menggunakan mesin pencari Google dengan memasukkan kata kunci "Jusuf Kalla Sukses Nego Dubes Iran Perihal Kapal Tanker Pertamina", hasilnya mengarah pada akun Youtube berjudul "Jusuf Kalla Terima Dubes Iran, Bahas Korban Sipil hingga Peran Indonesia di Perang Iran vs AS".
Pada pertemuan itu membahas perkembangan situasi terkini di Iran serta peluang Indonesia ikut berperan mendorong penyelesaian konflik.
Selain itu, laman tersebut memberitakan bahwa Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri melalui Perwakilan RI di Teheran telah melakukan pertemuan dengan otoritas terkait di Iran dan terus berkoordinasi erat dengan pihak setempat guna memperoleh informasi terkini mengenai situasi di Selat Hormuz.
Disampaikan bahwa Kemenlu melalui perwakilannya juga terus memastikan keselamatan kapal berbendera Indonesia. (H-4)
Dia memberikan contoh dua kapal Indonesia yang berhasil diizinkan melewati Selat Hormuz.
Surat Megawati kepada Mojtaba Khamenei itu diserahkan kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi.
Dubes Iran di Jakarta tegaskan Ali Khamenei telah memfatwakan nuklir itu haram. Ia menyebut tuduhan senjata nuklir hanyalah dalih AS-Israel untuk melakukan pembunuhan.
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan, Selat Hormuz tetap terbuka bagi pelayaran internasional di tengah memanasnya tensi di Timur Tengah.
Kemlu RI dan Pertamina (PIS) bahas teknis pembebasan kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro di Selat Hormuz. Iran beri respons positif bagi keselamatan tanker Indonesia.
Menyusul respons positif yang disampaikan Teheran, langkah tindak lanjut telah dijalankan oleh pihak-pihak terkait pada aspek teknis.
PT Pertamina International Shipping (PIS) mengonfirmasi bahwa dua dari empat kapal milik perusahaan telah berhasil meninggalkan kawasan Timur Tengah.
Kapal tanker MT Abigail milik Pertamina dilaporkan kandas dan terdampar di kawasan Pantai Panduri, Tuban, setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved