Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Komunitas penambang skala kecil tersebar luas di Indonesia meskipun jumlahnya tidak pernah terdokumentasi dengan baik. Pekerjaan sebagai penambang, baik formal maupun informal, diminati karena dirasa memberikan hasil yang (terkadang) besar dan cepat meskipun ada risiko kesehatan dan keselamatan yang sangat tinggi seperti kontaminasi zat berbahaya dan kecelakaan kerja akibat penggunaan perlengkapan keselamatan yang sangat minim.
"Perempuan dan anak muda adalah bagian dari komunitas penambang skala kecil. Mereka menjalankan berbagai macam peran untuk berkontribusi pada ekonomi rumah tangga," kata Direktur Eksekutif Women in Mining and Energy (WiME) Maya Muchlis dalam keterangan resmi, Jumat (7/5).
Menurut Maya, mereka ada yang menjadi penambang aktif, ada pula yang berwirausaha untuk membantu pasangan atau orang tua mereka yang bekerja sebagai penambang.
Baca juga: Jelang Lebaran, BPKN Catat 2.235 Aduan Masyarakat
Akibat pandemi covid-19, perempuan dan anak muda menjadi salah satu kelompok masyarakat sangat terdampak. Kondisi pandemi menyebabkan mata pencaharian mereka berkurang bahkan hilang akibat kegiatan penambangan yang dikurangi atau terhenti.
Dalam kondisi krisis ketika anggota dewasa dalam rumah tangga harus berhenti bekerja akibat pandemi, perempuan dan anak muda kerap menjadi tumpuan utama dalam mencari mata pencaharian alternatif sebagai upaya pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga.
Untuk mengkaji dampak covid-19 terhadap kehidupan komunitas penambang skala kecil dan memberikan ruang beraspirasi bagi kelompok tersebut, WiME dan Yayasan Tambuhak Sinta (YTS) melaksanakan program pelatihan Photovoice dengan dukungan pendanaan dari Extractives Global Programmatic Support (EGPS) Trust Fund yang dikelola oleh Bank Dunia.
Program ini dilaksanakan di tiga lokasi yaitu Kabupaten Gunung Mas (Kalimantan Tengah), Kota Sawahlunto (Sumatera Barat), dan Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat).
"Hasil program pelatihan Photovoice dipaparkan di kegiatan Ruang XY ke-11. Ini terdiri dari pameran foto dan video hasil karya penambang skala kecil dan diskusi nasional daring," imbuh Maya.
Tema diskusi nasional kali ini adalah “Tantangan dan Peluang Bagi Perempuan dan Anak Muda di Komunitas Penambang Skala Kecil Saat Pandemi”. Diskusi ini dimaksudkan mengkaji serta mengidentifikasi peluang, hambatan, dan rekomendasi dari berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan kesejahteraan komunitas penambang skala kecil.
Turut diundang sebagai pembicara dalam kegiatan diskusi nasional ini adalah Dr. Lana Saria, S.Si., M.Si - Direktur Teknik dan Lingkungan Dirjen Mineral dan Batubara di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Eni Widiyanti - Asisten Deputi Bidang Kesetaraan Gender di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Balada Amor, Ph.D Spesialis Tambang Senior di Bank Dunia, dan Asep Sopari, S.P Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya. (H-3)
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Forum ini menyoroti kontribusi perempuan dalam mendorong resiliensi di komunitasnya, sekaligus memberikan wadah untuk berdiskusi menggaungkan suara perempuan.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai berupaya melemahkan Indonesia dan menghambat langkah bangsa.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved