Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga DKI Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir di sebagian wilayah pada Sabtu (1/5).
BMKG memprakirakan secara umum cuaca Jakarta sepanjang Sabtu pagi hingga malam hari cerah berawan hingga hujan ringan.
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang/sore hingga menjelang malam hari," tulis BMKG di laman resminya, Sabtu.
Data BMKG pada Sabtu dini hari juga menyebutkan seluruh wilayah DKI Jakarta kecuali Kepulauan Seribu pada pagi hari diprakirakan cerah berawan. Untuk Kepulauan Seribu diprakirakan hujan ringan pada pagi hari.
Kemudian memasuki siang hari, cuaca wilayah Kepulauan Seribu cerah. Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, cerah berawan.
Sementara Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Memasuki malam hari Jakarta Selatan hujan ringan dan untuk Jakarta Timur berawan.
Sedangkan Jakarta Barat, Jakarta Pusat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah berawan.
Kemudian pada Ahad dini hari (2/5), Kepulauan Seribu hujan dengan intensitas ringan dan wilayah lainnya diprediksi cerah berawan.
Untuk suhu udara diprakirakan berkisar 24-33 derajat Celcius. Jakarta Barat berada pada rentang 24-33 derajat dan Jakarta Pusat 25-32 derajat Celsius.
Untuk Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan berkisar 25-33 derajat. Suhu di wilayah Jakarta Utara pada rentang 25-32, kemudian Kepulauan Seribu berada pada rentang 27-30 derajat.
Untuk kelembapan udara, BMKG memprakirakan berada pada rentang 60-90 persen. Jakarta Barat berada pada rentang 60-90 persen dan Jakarta Pusat 70-90 persen.
Kemudian Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada rentang 60-90 persen. Sedangkan Jakarta Utara diprediksi 70-90 dan Kepulauan Seribu berkisar 75-90 persen. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Survei: Di RI, Pemimpin Agama Lebih Dipercaya Daripada Pemerintah
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved