Sabtu 01 Mei 2021, 05:50 WIB

Survei: Di RI, Pemimpin Agama Lebih Dipercaya Daripada Pemerintah

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Survei: Di RI, Pemimpin Agama Lebih Dipercaya Daripada Pemerintah

Antara
Foto udara Masjid Agung Ibnu Batutah (kiri), Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa (kedua kiri), Vihara Buddha Guna (tengah), Gereja Pro

 

KEPERCAYAAN masyarakat Indonesia terhadap pemimpin pemerintahan (65%) dan jurnalis (67%) mengalami penurunan signifikan. Masyarakat Indonesia lebih mempercayai sumber lokal yang lebih dikenal seperti pemimpin agama (83%) dan CEO perusahaan (85%).

Demikian hasil penelitian dari Trust Barometer Edelman 2021 yang dirilis, Jumat (30/4). Ini merupakan survei kepercayaan dan kredibilitas perusahaan yang ke-21 yang didukung oleh lembaga riset yaitu Edelman Data & Intelligence (DxI).  

Survei dengan melakukan wawancara daring sekitar 30 menit yang dilaksanakan pada 19 Oktober – 18 November 2020. Survei daring Edelman Trust Barometer 2021 melibatkan lebih dari 33.000 responden, terdiri dari 1.150 masyarakat umum di 28 negara dan 200 masyarakat yang terinformasi dengan baik di masing-masing negara, kecuali Cina dan Amerika di mana terdapat 500 sampel responden dengan informasi yang baik dan Nigeria dengan 100 responden yang terinformasi dengan baik.

Seluruh responden yang terinformasi dengan baik memiliki kriteria sebagai berikut: berusia 25-64, teredukasi setidaknya pada tingkat sarjana, membaca atau menonton media berita atau perusahaan setidaknya beberapa kali dalam seminggu, mengikuti isu-isu kebijakan public pada berita setidaknya beberapa kali dalam seminggu

Walaupun kepercayaan terhadap seluruh sumber informasi menurun – baik secara global maupun di Indonesia – media tradisional (66%) dan media milik institusi sendiri atau owned media (63%) masih dipercayai di Indonesia. Ada peluang bagi bisnis untuk menggandakan media miliknya sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan sehingga menguatkan kepercayaan terhadap brand dan reputasi secara kesuluruhan.

"Brand telah menjadi penerbit dan mereka terus meningkatkan penggunaan platform komunikasi milik sendiri dan kanal media sosial untuk manyampaikan pesannya untuk dunia, namun biasanya mereka tidak melakukannya dengan baik," ujar Bob Grove Chief Client & Operating Officer dari Edelman Asia Pasifik.

Pada lingkungan di mana adanya ketidakpastian mengenai sumber informasi yang terpercaya, ungkap Bob Grove, brand memiliki peluang unik untuk menjadi berbeda, menjadi transparan dan menjadi perwakilan informasi yang terpercaya. (OL-13)

Baca Juga: Survei : Institusi Bisnis Lebih Dipercaya dalam Pemulihan Ekonomi

Baca Juga

Metro TV/Endang Junaidi

11 Orang Berhenti Jadi Pecandu ketika Masuk Kerangkeng Manusia

👤Endang Junaidi (Metro TV), NARENDRA WISNU KARISMA (Story Builder) 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:25 WIB
Hasil asesmen menyatakan 2 orang harus ikut rehabilitasi rawat inap, 9 lainnya rawat...
Antara

Ketua DPR Minta Mafia pupuk harus ditindak

👤Sri Utami 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:15 WIB
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah bekerja sama dengan pihak kepolisian, segera menumpas tuntas para mafia pupuk...
Metro TV/Endang Junaidi

Komnas HAM: Konsolidasi Fakta Soal Kerangkeng Manusia sudah Makin Solid

👤Endang Junaidi (Metro TV) 🕔Jumat 28 Januari 2022, 15:11 WIB
Pihaknya sudah memeriksa berbagai tuduhan seperti misalnya telah terjadi tindak kekerasan, kesewenang-wenangan, dan relasi kerja yang tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya