Jumat 30 April 2021, 22:35 WIB

Nadiem :  Bangkit untuk Ciptakan Ekosistem Pendidikan Lebih Baik  

Atalya Puspa | Humaniora
Nadiem :  Bangkit untuk Ciptakan Ekosistem Pendidikan Lebih Baik  

Dok. MetroTV
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim di acara Vaksin Untuk Indonesia

 

TAHUN ini merupakan tahun kedua Hari Pendidikan Nasional dilalui beriringan dengan adanya pandemi covid-19. Namun demikian Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan hal tersebut tidak boleh melunturkan semangat Indonesia untuk terus menciptakan eksosistem pendidikan yang lebih baik dari masa ke masa. 

Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini, yakni Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar. 

"Kita harus serentak bergerak bangkit lagi kita udah dapat berbagai macam musibah tahun ini dari kesehatan, ekonomi, psikososial. Jadi kita harus bahu-membahu karena hal itu akan mengakselrasi jiwa pemulihan kita," kata Nadiem dalam acara Vaksin untuk Indonesia yang ditayangkan di Metro TV, Jumat (30/4). 

Baca juga : Slank Buka-bukaan soal Dunia Pendidikan dengan Nadiem Makarim

Nadiem menyatakan, berbagai musibah yang menimpa Indonesia dan terpaksa mengubah tatanan dunia pendidikan justru harus menjadi pembelajaran yang berarti, khususnya bagi para orang tua. 

"Di tengah banyaknya musibah, ada banyak pembelajaran. Saat ini banyak orang tua yang akhirnya menyadari bahwa peran mereka secara langsung penting di pendidikan anak," ucapnya. 

Selain itu, pembelajaran juga didapatkan para guru, bahwa mereka harus terus melakukan inovasi dalam kegiatan belajar-mengajar.

Lebih lanjut, Nadiem mengatakan, di luar permasalahan pandemi covid-19, Indonesia masih memiliki permasalahan pada dunia pendidikan, yakni kesenjangan yang terjadi di berbagai daerah, khususnya soal teknologi. Untuk itu, ia menyatakan bahwa permasalahan kesenjangan pendidikan harus jadi prioritas. 

Baca juga : Sambut Hardiknas, Pahamify Gelar Simposium hingga Tantangan TikTok

"Yang terpenting di masalah kesenjangan ini adalah guru. Bagaimana kita bisa memastikan guru-guru penggerak kita ini terdistribusi secara rata. Selain itu, harus ada insetif bagi guru-guru terhebat kita yang mengajar di tempat tersulit yang kerja di pelosok negeri," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pendiri Pondok Pesantren Madrasah Darul Barokah Abah Budiman mengungkapkan bahwa pendidikan memang menjadi hal yang penting bagi anak-anak, khsusnya untuk mereka mencari pekerjaan. 

"Pendidikan sangat penting. Sekarang mau masuk kerja saja harus ada bukti hasil pendidikan. Sepintar apapun orang, kalau mereka gak punya ijazah, mereka akan kalang-kabut mau menyalurkan bakatnya ke mana?" katanya. 

Untuk itu, Abah Budiman yang berprofesi sebagai polisi ini menyadari bahwa sekolah-sekolah formal harus tersebar secara merata di seluruh penjuru negeri. (OL-7)

Baca Juga

DOK

Pemerataan Jaringan TIK Dikebut

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:54 WIB
Saat ini, yang dikejar oleh pemerintah adalah pemerataan infrastruktur TIK sinyal 4G untuk koneksi di 12.500 desa lebih baik wilayah non-3T...
Antaranews.com

Sineas Aditya Gumay Bikin Film Drama Musikal dan Komedi untuk Keluarga

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:30 WIB
Sineas Aditya Gumay siap menunjukkan karya barunya, kali ini melalui film "Bus Om Bebek" yang dibalut konsep drama musikal dan...
AFP/Tolga Akmen.

Industri dan Asosiasi Larang Vape untuk Konsumen di Bawah Umur

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 10:30 WIB
Dr drg Amaliya MSc menambahkan, edukasi dan penyuluhan sangat diperlukan. Risikonya juga harus disampaikan kepada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya