Jumat 23 April 2021, 05:30 WIB

Balai POM NTT Uji Sampel Takjil

PO/H-2 | Humaniora
Balai POM NTT Uji Sampel Takjil

MI/Palce Amalo
Balai POM NTT uji sampel takjil.

 

BALAI Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan uji terhadap puluhan sampel takjil untuk berbuka puasa, kemarin.

Upaya itu dilakukan untuk memastikan masyarakat terlindungi dari zat berbahaya saat berbuka puasa, seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan metanyl yellow.

Pengujian sampel dilakukan di mobil laboratorium keliling yang ditempatkan di antara pedagang takjil di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kupang. Sekitar 100 pedagang takjil menempatkan dagangan mereka di trotoar depan gereja untuk berjualan takjil.

Sampai pukul 16.00 Wita, petugas sudah menguji 17 sampel, tetapi tidak ditemukan zat berbahaya maupun formalin. "Pengujian masih berlangsung, tetapi sejauh ini makanan yang diuji aman dari bahan berbahaya," kata Iman, petugas laboratorium Balai POM Kupang.

Sukarti Rusman, salah satu penjual takjil di lokasi tersebut, mengaku tidak pernah menggunakan bahan berbahaya. "Saya gunakan pewarna makanan, bukan pewarna pakaian," katanya. (PO/H-2)

Baca Juga

DOK YAICI.

Storytelling Cara Edukasi Efektif Jangkau Generasi Muda

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 15:42 WIB
Metode storytelling merupakan salah satu bentuk penyampaian pesan-pesan yang secara tidak langsung dekat dengan keseharian...
Ilustrasi

Epidemiolog: Tidak Ada Hubungan Hepatitis Akut dengan Vaksin Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Senin 16 Mei 2022, 14:11 WIB
“Perlu kita pahami dan juga kita sebarkan kepada masyarakat bahwa hepatitis yang masih tidak diketahui penyebabnya ini bisa dikatakan...
Ist/Sematic-scholar

Virus Hendra Bisa Mengancam Kuda dan Manusia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 16 Mei 2022, 14:02 WIB
Virus Hendra (HeV) merupakan berasal dari kelelawar dan sudah terjadi pada 1994 dan 2016 yang menularkan ke kuda dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya