Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin kembali meyakinkan masyarakat khususnya kalangan lansia agar jangan takut divaksinasi Covid-19. Menkes menegaskan vaksinasi bagi lansia aman.
"Masih banyak lansia yang merasa takut, merasa sungkan, merasa enggan datang termasuk anak-anaknya juga ragu mengajak bapak ibunya untuk suntik padahal vaksinasi ini sangat penting untuk melindungi mereka," kata Budi saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau vaksinasi seniman dan budayawan di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Senin (19/4).
Sekitar 500 peserta vaksinasi itu merupakan ara seniman di bidang musik, film, kesenian tradisional, hingga budayawan. Menkes berharap agar partisipasi para seniman dan budayawan yang menjadi tokoh panutan dapat meyakinkan masyarakat terkait keamanan vaksinasi.
Para seniman dan budayawan yang terlihat hadir di antaranya aktor senior Slamet Rahardjo, komedian Cak Lontong, musikus Bimbim Slank, penulis Ayu Utami, pelawak Polo Srimulat, perupa Hanafi, penyanyi Edo Kondologit, koreografer Hartarti, dan aktor Nicholas Saputra.
"Kita melakukan vaksinasi khususnya untuk para budayawan, mereka adalah tokoh-tokoh yang banyak dianuti dan banyak ditonton oleh kita semua. Kami harapkan dengan mereka divaksinasi bisa juga membantu agar teman-teman bisa lebih yakin bahwa vaksinasi itu aman terutama para lansia," kata Menkes Budi.
Dia menambahkan saat ini pemerintah berupaya maksimal untuk mendatangkan stok vaksin dari berbagai sumber untuk mendukung kebijakan vaksinasi massal secara gratis yang telah dijalankan selama beberapa waktu belakangan. Per 17 April 2021, pemerintah telah menyuntikan 16,6 juta dosis vaksin ke masyarakat.
"Kemarin itu datang enam juta bahan baku (vaksin), itu akan jadi (setelah diolah Bio Farma) sekitar 80% atau 4,8 juta dosis satu bulan kemudian di bulan Mei," tuturnya.
Turut hadir dalam acara peninjauan vaksinasi tersebut mendampingi Presiden antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dhk/OL-09)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved