Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo, Kamis (15/4), meluncurkan Gerakan Cinta Zakat, sebuah program yang dibentuk untuk memaksimalkan potensi zakat demi mewujudkan kesejahteran bagi masyarakat Indonesia.
Melalui gerakan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), selaku lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola zakat secara nasional, akan memiliki ekosistem pengelolaan yang lebih baik sehingga mampu menggali seluruh potensi zakat yang ada di Tanah Air.
Dengan begitu, hasil yang akan disalurkan kepada para mustahik atau penerima zakat juga akan lebih maksimal.
Jokowi mengungkapkan Gerakan Cinta Zakat sangat sejalan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah utamanya dalam hal penurunan angka kemiskinan dan penanganan korban bencana.
Menurut hasil riset Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas 2020, zakat berhasil mengentaskan 35% mustahik dari kemiskinan.
Bahkan, sebanyak 1.576 mustahik telah bertransformasi menjadi muzaki atau pemberi zakat yang artinya mereka sudah memiliki kehidupan yang lebih baik.
Oleh karena itu, kepala negara mengimbau kepada seluruh umat Islam di Tanah Air, terutama para pejabat negara dan daerah sertia pimpinan BUMN dapat mendukung gerakan tersebut dengan cara menunaikan zakat mereka melalui amil zakat resmi.
"Ini akan membantu mewujudkan kesejahteraan kepada umat dan memberikan keberkahan kepada kita semua," ujar Jokowi saat meluncurkan Gerakan Cinta Zakat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/4).
Dalam kesempatan itu, Kepala Negara beserta Wakil Presiden Maruf Amin dan beberapa menteri secara simbolis membayarkan zakat mereka melalui Baznas.
"Alhamdulillah, hari ini, saya bersama wapres dan para menteri bisa tetap berzakat. Saya harap dana zakat yang dihimpun Baznas ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan," ucap mantan wali kota Solo itu.
Di tengah pandemi, pembayaran zakat melalui Baznas bisa dibayarkan secara daring dalam upaya tetap mematuhi protokol kesehatan. Pandemi Covid-19, lanjut presiden, tidak boleh menjadi alasan bagi umat yang mampu untuk lalai dan tidak membayar zakat.
"Berzakat adalah kewajiban umat untuk berbagi rezeki, berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan," tandasnya. (Pra/OL-09)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Kasus bunuh diri anak SD di NTT diduga dipicu kondisi learned helplessness. Psikolog menyoroti faktor kemiskinan, kekecewaan berulang, hingga tekanan sosial yang dialami korban.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved