Selasa 13 April 2021, 10:19 WIB

Selama Ramadan, Vaksinasi Covid-19 Terus Berjalan

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Selama Ramadan, Vaksinasi Covid-19 Terus Berjalan

ANTARA/Fauzan
Seorang lansia menerima suntikan vaksin covid-19 di Puskesmas Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten.

 

KEMENTERIAN Kesehatan akan tetap melangsungkan vaksinasi covid-19 saat orang-orang tengah puasa di Bulan Ramadan. Hal tersebut didasari pada fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 13 tahun 2021 tentang hukum vaksinasi covid-19 pada saat berpuasa.

Fatwa tersebut menyatakan vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat muslim yang sedang berpuasa.

“Berdasarkan rekomendasi tersebut, pelaksanaan vaksinasi akan tetap kita lanjutkan selama bulan Ramadan termasuk untuk kalangan muslim maupun kalangan nonmuslim,” kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resmi, Selasa (13/4).

Baca juga: Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

Proses vaksinasi dilakukan pada siang hari saat umat muslim menjalankan ibadah puasa dan dapat juga dilakukan di malam hari selama tidak mengganggu ibadah malam pada bulan Ramadan

“Untuk pelaksanaan vaksinasi di malam hari, kami mendorong koordinasi yang dilakukan para pengurus masjid bersama Puskesmas melalui RT/RW dan Lurah setempat untuk menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan setelah pelaksanaan ibadah puasa di siang hari,” sebut Nadia.

"Vaksinasi covid-19 merupakan ikhtiar kita untuk menjaga kesehatan di bulan Ramadan," lanjutnya.

Nadia mengatakan tidak ada persiapan khusus dalam melaksanakan vaksinasi namun masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi kesehatan saat berpuasa.

Masyarakat tidak perlu khawatir divaksinasi saat puasa, sebab kondisi tubuh tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun sedang dalam keadaan berpuasa.

Yang perlu diperhatikan sebelum mendapatkan vaksinasi adalah istirahat yang cukup dan makan makanan bergizi waktu sahur. Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air putih matang dengan jumlah yang cukup.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak memilih jenis vaksin karena vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia dan sudah boleh dipergunakan.

Artinya semua vaksin yang saat ini digunakan, baik Sinovac maupun AstraZeneca, sudah memenuhi syarat dari WHO terutama dari segi keamanan. Kedua vaksin tersebut sudah melewati uji klinis tahap ketiga.

“Vaksin yang digunakan adalah vaksin yang aman dan bermanfaat serta meningkatkan kekebalan tubuh. Harapan kami pada saat bulan Ramadan ini masyarakat umat muslim maupun umat nonmuslim tetap menjalankan protokol kesehatan,” sebut Nadia.

Kementerian Agama sudah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Agama nomor 03 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah. Sementara Kementerian Kesehatan sudah memiliki pedoman protokol kesehatan yang fokus penerapannya pada tempat-tempat ibadah.

Dalam melaksanakan ibadah Ramadan, seperti tarawih atau tadarusan di masjid harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Pastikan semua jemaah memakai masker, minimal jarak antar jemaah itu 1 meter, dan kapasitas daripada ruangan harus 50%.

“Hendaknya protokol kesehatan ini menjadi perhatian kita bersama, pastikan pemeriksaan suhu juga dilakukan pada saat sebelum kita melakukan ibadah tarawih dan tadarusan di masjid-masjid. pastikan kembali jarak 1 meter dijalankan, pastikan kapasitas 50% maksimum itu diterapkan, pastikan untuk seluruh jamaah menggunakan masker dengan benar,” pungkas Nadia. (OL-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Kerap Menggemeretakkan Gigi, Pertanda Stres?

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 13 Juni 2021, 06:00 WIB
Bila kebiasaan ini berlangsung secara rutin dan tidak diatasi, bruxism bisa menyebabkan gigi aus dan berdampak untuk...
AFP

Bahaya Dibalik Fenomena K-Pop

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 13 Juni 2021, 02:00 WIB
Fenomena seperti K-Pop memang bisa berdampak buruk bagi budaya Indonesia...
ANTARA FOTO/Muhammd Arif Pribadi

Keputusan Arab Saudi Tepis Gempuran Hoaks soal Haji

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 12 Juni 2021, 21:39 WIB
Zainut mengatakan keputusan Arab Saudi tentang pembatasan kuota haji jelas karena masih adanya pandemi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perangkat Terenkripsi Jerat Penjahat di Seluruh Dunia

LEBIH dari 800 penjahat telah ditangkap di seluruh dunia seusai dijebak menggunakan aplikasi pesan terenkripsi yang dijalankan FBI.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya