Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meresmikan pemakaian nama Rumah Sakit Otak DR Drs Muhammad Hatta (RSOMH) yang sebelumnya bernama Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) di Bukittinggi, Jumat.
"Dengan penggantian nama ini maka RSOMH diharapkan makin dikenal, tidak saja untuk daerah Bukittinggi dan Sumatera Barat, tetapi hingga sedunia sesuai namanya Muhammad Hatta yang dikenal dunia," kata Menkes.
Menkes menambahkan harapannya agar RSOMH bisa menjadi rumah sakit penelitian hingga menjadi rujukan banyak rumah sakit lainnya.
Menkes meminta RSOMH merangkul universitas yang ada dan menularkan keahlian kepada fasilitas kesehatan di daerah sekitar khususnya Bukittinggi.
"Saya terharu bisa melihat rumah sakit ini berkembang pesat, segera kita integrasikan fasilitasnya seperti lahan yang lebih besar agar supaya RSOMH juga menjadi tempat wisata kesehatan," ujar dia.
Baca juga: Patriarki dan Faktor Ekonomi Sebabkan Perempuan Terlibat Terorisme
Sementara Dirut RSOMH Alsen Arlan mengatakan peresmian nama baru Rumah Sakit yang bertepatan dengan ulang tahun ke-45 ini ditujukan untuk menimbulkan optimisme bagi seluruh jajaran demi pelayanan pasien.
"Dengan menyandang nama proklamator yaitu Muhammad Hatta kita yakin semangat perjuangan mewujudkan mimpi besar agar Rumah Sakit ini menjadi cerminan terbaik pelayanan Dinas Kesehatan," katanya.
RSOM sebelumnya telah beberapa kali berganti nama, dimulai pada tahun 1976 Rumah Sakit Immanuel yang memiliki dokter warga negara asing .
Ditahun 1982 berganti nama menjadi Rumah Sakit Vertikal type c hingga pada tahun 2002 berubah P3SN RSUP.
Tahun 2005 menjadi Rumah Sakit Stroke Nasional sampai terakhir pada 2019 disetujui menjadi RSOMH dan diresmikan saat ini.
RSOMH terletak di Jalan Sudirman bersebelahan dengan Mapolres Bukittinggi dengan memiliki luas 1,2 hektar dan 142 kamar perawatan.
"Meski kecil, kita terus berusaha maksimal melalui program transformasi budaya untuk peningkatan pendapatan dan pelayanan selain juga mengubah tampilan serta halaman parkir seperti saat ini," kata Alsen.(OL-4)
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Makanan cepat saji terasa sangat nikmat karena otak manusia berevolusi menyukai gula, lemak, dan garam. Penjelasan ilmiah ini mengungkap alasan fast food mudah bikin ketagihan.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Kesehatan otak seharusnya dirawat sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved