Kamis 08 April 2021, 17:38 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19 di NTT, Pemerintah Gulirkan Dana Huntara

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Cegah Penyebaran Covid-19 di NTT, Pemerintah Gulirkan Dana Huntara

Antara
Sejumlah petugas memperbaiki jaringan listrik yang terputus akibat banjir bandang di Adonara Timur, NTT.

 

PEMERINTAH berencana memberikan dana hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana tersebut digunakan untuk menyewa tempat tinggal atau rumah keluarga terdekat sebagai hunian sementara.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letnan Jendral TNI Doni Monardo. Pemberian dana bantuan sebagai upaya mengurangi risiko penularan covid-19 di lokasi pengungsian. 

Terdapat skema pemberian dana huntara, agar dapat tersalur dengan tepat sasaran. Pertama, pemerintah daerah melaporkan data pengungsi, yang terdiri dari nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat korban bencana.

Baca juga: Siklon Seroja, NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Kedua, dari data tersebut, pemerintah daerah memberikan usulan nama atas dasar tingkat kerusakan rumah. Mulai dari kategori rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat.

Lalu ketiga, berdasarkan dua hal di atas, BNPB menyalurkan dana huntara sebesar Rp500 ribu per keluarga per bulan. Doni meminta agar daftar nama penerima bantuan ini dipastikan akurat. Sehingga, pemberian dana bantuan bisa tepat sasaran.

"Daftar harus dipastikan benar-benar akurat, nama, alamat dan NIK yang diberikan ke BNPB. Dari situ, BNPB akan memberikan bantuan sebesar Rp500 ribu per keluarga," pungkas Doni, Kamis (8/4).(OL-11)

 

 

 

 

 

Baca Juga

firstincare.com

Ketahui Ciri-Ciri Lansia yang Sehat Jasmani dan Rohani

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 12 April 2021, 06:00 WIB
Untuk menjaga kondisi sehat ini mereka memerlukan asupan makanan yang bergizi dan seimbang, istirahat yang cukup dan rutin...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Cerita Bambang Brodjonegoro jadi Menristek Terakhir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 12 April 2021, 05:50 WIB
Bambang Brodjonegoro menceritakan sempat mengusulkan agar kementeriannya kembali menjadi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi...
MI/Dok Kemenag RI

Arab Saudi Belum Beri Sinyal Soal Haji, Kemenag Tetap Persiapan

👤Siswantini Suryandari 🕔Senin 12 April 2021, 05:10 WIB
Plt Dirjen PHU Khoirizi H Dasir menyampaikan sampai saat ini belum ada negara yang sudah mendapat informasi dari Arab Saudi terkait...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya