Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan siklon tropis yang muncul di Indonesia saat ini sangat tidak wajar.
Pasalnya, badai yang seharusnya terjadi dua sampai empat tahun sekali, sekarang terdeteksi setiap tahun. Sejak 2008, Indonesia mencatat sepuluh siklon tropis. Pertama terjadi pada 2008, lalu muncul kembali pada 2010, 2014 dan 2017.
"Hanya saja, sejak 2017, siklon ini muncul setiap tahun. Bahkan, dalam satu tahun bisa ada dua siklon tropis," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati seusai mengikuti rapat terbatas, Selasa (6/4).
Baca juga: Pemda Diminta Gerak Cepat Informasikan Cuaca Ekstrem
BMKG berpandangan anomali bisa saja terjadi akibat dampak pemanasan global yang semakin parah. Adapun penyebab utama siklon tropis adalah semakin panasnya suhu muka air laut, karena terlalu banyak mengabsorbsi karbon dioksida (CO2).
Diketahui, CO2 merupakan salah satu gas rumah kaca yang timbul dari kegiatan manusia dan menyebabkan suhu di bumi, termasuk muka air laut, menjadi panas.
"Dampak dari gas rumah kaca jadi bisa dirunut ke sana. Ini baru hipotesis, tapi sangat erat korelasi antara peningkatan suhu muka air laut dan pemanasan global," pungkas Dwikorita.
Anomali yang ditunjukkan siklon tropis tidak hanya terjadi pada waktu kemunculannya. Namun, juga pada lokasi pembentukan dan kekuatan yang dibawa.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Tak Efektif Akibat Rendahnya Pemahaman Publik
Siklon Tropis Seroja yang menghantam NTT dan NTB merupakan terbesar yang pernah tercatat di Indonesia. Badai tersebut memiliki kecepatan awal 85 km per jam dan masih akan terus meningkat hingga 130 km per jam.
Biasanya, siklon tropis terbentuk dan bergerak hanya di peraira. Kali ini, Siklon Seroja bisa menyeberang sampai ke daratan.
"Siklon sebelumnya itu hanya bergerak di lautan. Kalau masuk ke daratan, itu hanya ekornya saja. Sementara, Siklon Tropis Seroja ketika terbentuk saja sudah ada yang menyerempet daratan, sudah masuk Kupang. Ini baru pertama kali terjadi di Indonesia," terangnya.(OL-11)
Sirkulasi siklonik yang sebelumnya terpantau di selatan Nusa Tenggara Barat sempat berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 96S.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG memprediksi cuaca Jakarta hari ini 20 Januari 2026 akan diguyur hujan ringan hingga sedang secara merata. Simak detail suhu dan kelembapannya.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved