Senin 05 April 2021, 15:55 WIB

Pemerintah Perbolehkan Salat Tarawih dan Idulfitri Berjamaah

Dhika kusuma winata | Humaniora
Pemerintah Perbolehkan Salat Tarawih dan Idulfitri Berjamaah

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Shalat berjamaah dengan menerapkan protokol kesehatan

 

PEMERINTAH mengumumkan pelaksanaan ibadah umat Islam di bulan Ramadan dan Idul Fitri dibolehkan digelar secara berjamaah. Namun, pelaksanaannya hanya secara terbatas di lingkungan sekitar dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Mengenai kegiatan ibadah selama Ramadan dan kegiatan Idulfitri yaitu salat tarawih dan Idulfitri, pada dasarnya diperkenankan atau diperbolehkan. Yang harus dipatuhi adalah protokol harus dilaksanakan dengan ketat," kata Menko PMK Muhadjir Effendy seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/4).

Muhadjir mengatakan pelaksanaan salat di bulan puasa diperbolehkan di luar rumah atau tempat ibadah secara berjamaah. Meski begitu, salat berjamaah itu diimbau agar hanya untuk lingkungan sekitar. Pemerintah mengimbau pembatasan jemaah dari luar.

"Dengan catatan harus terbatas pada komunitas, di mana para jemaahnya sudah dikenali satu sama lain. Sehingga, jemaah dari luar mohon supaya tidak diizinkan," ucapnya.

Baca juga: Calon Jemaah Haji Ada yang Menunggu 44 Tahun untuk Berangkat

Ia juga berpesan agar pelaksanaan ibadah dipersingkat agar tidak memakan waktu panjang. Salat berjamaah diminta digelar sesederhana mungkin lantaran kondisi pandemi.

"Dalam melaksanakan salat berjamaah ini diupayakan untuk dibuat se-simple mungkin sehingga waktunya tidak terlalu panjang mengingat dalam kondisi yang masih darurat," imbuhnya.

Untuk salat Idulfitri, Muhadjir mengatakan pemerintah mengizinkan digelar secara berjamaah namun juga tetap terbatas. Panitia setempat yang akan menggelar salat Id diminta mempersiapkan betul untuk pelaksanaan protokol kesehatan dan agar tidak terjadi kerumunan.

"Diizinkan untuk melaksanakan salat di luar rumah tetap jemaahnya harus bersifat komunitas yaitu dikenal satu sama lain dan juga diupayakan untuk mematuhi protokol yang sangat ketat. Juga supaya menjaga tidak terjadi kerumunan, terutama pada saat akan datang menuju ke tempat salat baik di lapangan maupun di masjid maupun ketika saat bubar," jelasnya. (OL-4)

Baca Juga

Ist/Tanoto Foundation

Pentingnya Bermain sebagai Bagian dari Belajar pada Anak Usia Dini

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 13:03 WIB
Senior ECED Specialist, Tanoto Foundation, Fitriana Herarti, M.Psi., Psikolog mengungkapkan bahwa bermain merupakan implementasi dari...
Ist

Kupas Buku Tentang Kenangan Saat di Bangku SMA

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 11:50 WIB
Sebuah buku yang unik dan menarik serta enak dibaca dengan judul “Tribute to SMAN 8 Jakarta: Kenang-kenangan dari Taman Bukit...
DOK Pribadi.

Guru PAI Berperan Kampanyekan Islam Moderat di Sekolah

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 11:49 WIB
Guru PAI memiliki peranan yang sangat penting untuk menangkal pemahaman keagamaan yang ekstrem dan selalu mengampanyekan Islam moderat di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya