Minggu 28 Maret 2021, 09:54 WIB

Pemerintah Diminta Tegas Larang Mudik Tanpa Kecuali

Fachri Audhia Hafiez | Humaniora
Pemerintah Diminta Tegas Larang Mudik Tanpa Kecuali

MI/ADAM DWI
Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (27/3).

 

PENGAMAT Transportasi Djoko Setijowarno minta pemerintah bersikap tegas dan bijak terhadap pelarangan mudik Lebaran 2021. Pelarangan tersebut dinilai harus tanpa pengecualian.

"Tidak perlu ada pengecualian. Sehingga hasilnya akan lebih terasa manfaatnya," kata Djoko dalam keterangan tertulis, Minggu (28/3).

Menurut Djoko, adanya pengecualian dalam kebijakan pelarangan mudik Lebaran akan menimbulkan banyak penafsiran. Bahkan, berpotensi terjadi penyimpangan hingga pungutan liar.

Baca juga: Menkes: Mobilitas Diperketat Jika Kasus Melonjak Imbas Mudik 2021

Misalnya, pelaku perjalanan mudik diharuskan menyertakan surat keterangan.

Menurut Djoko, surat keterangan dibolehkan mudik dapat dijadikan lahan subur para oknum.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata itu menuturkan, pemerintah perlu menata pelarangan mudik Lebaran 2021.

Pada rentang tanggal yang sudah ditetapkan, semua operasional transportasi di bandara, terminal penumpang, stasiun kereta, dan pelabuhan harus dihentikan.

Larangan mudik berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Sebelum dan sebelum tanggal tersebut, masyarakat diminta tidak melakukan pergerakan ke luar daerah.

"Pada 2020, operasional kereta api jarak jauh, kapal laut, dan penerbangan domestik dan internasional, berhenti operasi mulai 25 April hingga 9 Mei atau selama 15 hari," ujar Djoko. (OL-1)

Baca Juga

MI.Haryanto Mega

Apindo Sebut Solidaritas antar Sesama Harus Dilakukan untuk Tangani Pandemi

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:08 WIB
"Memang kita harus bangun solidaritas bersama menghadapi wabah pandemik covid-19 sehingga kita tidak hanya mengandalkan...
Antara/Arif Firmansyah

Program HBCC Dorong Perubahan Perilaku Disiplin 3M

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Selasa 27 Juli 2021, 22:05 WIB
Program yang bernama Hygiene and Behaviour Change Coalition (HBCC) ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah...
Dok NasDem

NasDem DIY Kerahkan Empat Ambulans Untuk Misi Kemanusiaan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Juli 2021, 21:28 WIB
Keberadaan mobil darurat ini akan memudahkan masyarakat yang butuh layanan gawat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya