Sabtu 27 Maret 2021, 21:30 WIB

Menkes: Mobilitas Diperketat Jika Kasus Melonjak Imbas Mudik 2021

Atalya Puspa | Humaniora
Menkes: Mobilitas Diperketat Jika Kasus Melonjak Imbas Mudik 2021

Antara
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

 

PEMERINTAH meminta agar masyarakat menunda kembali mudik pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Hal tersebut dilakukan guna mencegah pelonjakan kasus covid-19.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan jika kasus covid-19 kembali melonjak setelah libur panjang, kemungkinan akan ada pembatasan mobilitas yang lebih ketat lagi.

"Mudik sudah dilarang. Tapi pasti ada yang bocor? Ada. Tapi kita harus ingat bahwa di negara lain kasus sudah mulai naik lagi. Indonesia sekarang sedang bagus-bagusnya. PPKM dan vaksin lancar, jangan sampai naik lagi. Itu akan membuat masyarakat semakin letih. Jadi terpaksa akan ada pembatasan mobilitas yang lebih ketat lagi," kata Budi dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Sabtu (27/3).

Budi mengingatkan, meskipun saat ini program vaksinasi tengah berlangsung, namun varian B117 yang lebih cepat menyebar menjadi ancaman. Berkaca dari negara-negara di Eropa, peningkatan kasus seperti di Belanda, Belgia, Swedia, dan Jerman disebabkan oleh varian tersebut. Pasalnya, 50% kasus yang terdeteksi di wilayah tersebut disebabkan oleh varian B117.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.354 Kasus

"Di saat yang sama, peningkatan mobilitas juga diduga berkontribusi terhadap kenaikan kasus baru. Ini mengingatkan kita untuk terus berhati-hati karena varian B117 sudah masuk ke Indonesia dan penyebarannya lebih cepat," tegas Budi.

Selain meminta kesadaran penuh masyarakat, pemerintah juga melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan kasus akibat mudik, diantaranya, meningkatkan cakupan 3T di wilayah PPKM hingga 50 - 60 ribu testing perhari.

"Antisipasi lain kita identifikasi destinasi mudik. Pasti mudik kan dari Jakarta ke luar. Beberapa kota yang kita identifikasi, lansianya kita vaksin duluan. Supaya lebih kebal kalau cucu-cucu atau anak-anaknya datang," pungkas Budi.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari laman Kementerian Kesehatan, kasus covid-19 pada Sabtu (27/3) di Indonesia bertambah 4.461, dengan demikian total menjadi 1.492.002. Adapun, kasus sembuh bertambah 4.423 sehingga total menjadi 1.327.121. Selain itu, kasus meninggal dunia bertambah 198 orang sehingga total menjadi 40.364. (OL-13)

Baca Juga: Peserta Vaksinasi dengan Komorbid Harus Berkonsultasi ke Dokter

Baca Juga

MI/Susanto.

Cegah Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik melalui Penguatan Literasi Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 28 November 2022, 16:10 WIB
Upaya edukasi dan peningkatan literasi masyarakat terkait apa dan bagaimana menyikapi dan mencegah tindak kekerasan seksual juga harus...
Antara

KAI: Tiket Kereta Api Masih Tersedia Jelang Nataru

👤Putri Anisa Yuliani, Ficky Ramadhan  🕔Senin 28 November 2022, 15:47 WIB
Sejak dibuka penjualannya pada 7 November 2022, tiket KA Jarak Jauh pada masa libur Natal dan Tahun Baru telah dipesan sebanyak 254.336...
ANTARA

Kiat Liburan Akhir Tahun yang Nyaman dan Aman

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 28 November 2022, 15:29 WIB
Liburan di periode akhir tahun membutuhkan persiapan yang lebih matang, baik dari segi alokasi budget, logistik, kesehatan diri hingga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya