Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH meminta agar masyarakat menunda kembali mudik pada Hari Raya Idul Fitri mendatang. Hal tersebut dilakukan guna mencegah pelonjakan kasus covid-19.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan jika kasus covid-19 kembali melonjak setelah libur panjang, kemungkinan akan ada pembatasan mobilitas yang lebih ketat lagi.
"Mudik sudah dilarang. Tapi pasti ada yang bocor? Ada. Tapi kita harus ingat bahwa di negara lain kasus sudah mulai naik lagi. Indonesia sekarang sedang bagus-bagusnya. PPKM dan vaksin lancar, jangan sampai naik lagi. Itu akan membuat masyarakat semakin letih. Jadi terpaksa akan ada pembatasan mobilitas yang lebih ketat lagi," kata Budi dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Sabtu (27/3).
Budi mengingatkan, meskipun saat ini program vaksinasi tengah berlangsung, namun varian B117 yang lebih cepat menyebar menjadi ancaman. Berkaca dari negara-negara di Eropa, peningkatan kasus seperti di Belanda, Belgia, Swedia, dan Jerman disebabkan oleh varian tersebut. Pasalnya, 50% kasus yang terdeteksi di wilayah tersebut disebabkan oleh varian B117.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.354 Kasus
"Di saat yang sama, peningkatan mobilitas juga diduga berkontribusi terhadap kenaikan kasus baru. Ini mengingatkan kita untuk terus berhati-hati karena varian B117 sudah masuk ke Indonesia dan penyebarannya lebih cepat," tegas Budi.
Selain meminta kesadaran penuh masyarakat, pemerintah juga melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah lonjakan kasus akibat mudik, diantaranya, meningkatkan cakupan 3T di wilayah PPKM hingga 50 - 60 ribu testing perhari.
"Antisipasi lain kita identifikasi destinasi mudik. Pasti mudik kan dari Jakarta ke luar. Beberapa kota yang kita identifikasi, lansianya kita vaksin duluan. Supaya lebih kebal kalau cucu-cucu atau anak-anaknya datang," pungkas Budi.
Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari laman Kementerian Kesehatan, kasus covid-19 pada Sabtu (27/3) di Indonesia bertambah 4.461, dengan demikian total menjadi 1.492.002. Adapun, kasus sembuh bertambah 4.423 sehingga total menjadi 1.327.121. Selain itu, kasus meninggal dunia bertambah 198 orang sehingga total menjadi 40.364. (OL-13)
Baca Juga: Peserta Vaksinasi dengan Komorbid Harus Berkonsultasi ke Dokter
Selain pengawasan di lapangan, Polres Cianjur juga membuka ruang komunikasi dengan DPRD Kabupaten Cianjur untuk merumuskan langkah antisipasi dini.
PEMERINTAH membatasi operasional angkutan barang mulai 13 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026, baik di jalan tol maupun arteri dalam rangka mudik lebaran.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menurunkan harga tiket pesawat selama musim Idul Fitri, Pelita Air menghadirkan diskon tiket hingga 21% untuk seluruh rute domestik.
Mudik Lebaran lebih nyaman dan fleksibel dengan sewa mobil. Simak 7 alasan mengapa pesan sewa mobil jadi solusi praktis untuk perjalanan bersama keluarga.
PT KAI catat penjualan tiket kereta Angkutan Lebaran 2026 mencapai 793.681 tiket per 9 Februari 2026.
Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas tertinggi dalam menyambut arus mudik tahun ini.
Denmark menjadi negara Uni Eropa pertama yang mencabut semua pembatasan covid-nya meskipun ada rekor jumlah kasus.
Menurut dr. Pompini Agustina Sitompul, Sp.P, Indonesia termasuk sebagai negara yang relatif baik dalam hal penanganan kasus Covid-19.
Kasus covid-19 di Indonesia menurun semenjak puncaknya pada 15 Juli 2021 karena peningkatan kesadaran masyarakat dan pembatasan sosial yang ketat.
Dengan populasi 5 juta jiwa, Selandia Baru sukses menangani pandemi Covid-19 dan tercatat total angka kematian hanya 40 orang.
Suasana sejumlah jalan raya dan pusat aktivitas perdagangan di Kuala Lumpur Malaysia nampak sepi pada hari pertama penerapan total lockdown atau pembatasan pergerakan penuh, Selasa (1/6).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved