Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANGGULANGAN pandemi covid-19 menjadi perhatian serius generasi Z atau warga yang lahir periode 1996-2012. Mereka berharap pemerintah segera menyelesaikan upaya vaksinasi dan pembatasan di zona merah.
Hal ini terungkap dalam survei Indikator Politik Indonesia pada 4-10 Maret 2021, dengan jumlah responden 1.200 orang. Adapun margin of error sebesar 2,9 dan tingkat kepercayaan 95%.
"Mayoritas sangat atau cukup percaya (55,4%) terhadap Presiden Joko Widodo. Bisa bekerja secara baik dalam mengatasi covid-19," jelas Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Minggu (21/3).
Baca juga: 15 Bulan, Vaksinasi Mulai Januari 2021 hingga Maret 2022
Pemaparan survei secara virtual juga dihadiri Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, serta Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Rahayu Saraswati.
Menurutnya, kebanyakan generasi Z sangat atau cukup percaya (42,9%) bahwa Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bisa bekerja secara baik dalam mengatasi covid-19. Pendapat ini relatif berimbang dengan opini publik pada Februari lalu.
"Mayoritas responden (73,2%), sangat atau cukup bersedia melakukan vaksinasi covid-19. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kebersediaan publik secara umum. Namun, masih ada sekitar 21,5% anak muda yang tidak bersedia," imbuh Burhanuddin.
Baca juga: Tak Ada Kandungan Babi, Vaksin AstraZeneca Dinilai Halal
Kebanyakan generasi Z atau 73,7% percaya bahwa vaksin dapat mencegah penularan covid-19. Dibandingkan opini publik pada survei Februari lalu, kepercayaan terkait vaksin lebih tinggi pada anak muda.
"Kesediaan untuk divaksin dan kepercayaan pada efek vaksin merata di hampir semua kelompok, umumnya bersedia. Akan tetapi, berdasar etnis, kesediaan dan kepercayaan, terendah pada etnis Minang," paparnya.
Adapun mayoritas anak muda (61,3%) menilai soal kebijakan pembatasan ketat di wilayah zona merah. "Sekitar 14,1% berpendapat penutupan total secara nasional dan 19,6% menilai tidak perlu ada penutupan total," tutup dia.(OL-11)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Agar anak-anak lebih semangat belajar, Bunda bisa memanfaatkan konten video pembelajaran yang dikemas menarik. Dengan cara itu, proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
Indonesia Hidden Heritage Creative Hub mencoba melangkah lebih jauh dari sekadar saran dengan membuat wadah pertemuan antara para profesional museum, penggiat museum, dan industri.
PARA milenial dan Generasi Z yang ada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, antusias mengikuti ngobrol bareng bersama dengan calon presiden Ganjar Pranowo.
RAGAM ketidakpastian di era globalisasi menuntut pembelajaran yang berkelanjutan dari generasi muda agar mampu berperan aktif dalam proses pembangunan dan memenangi persaingan
Salah satu pekerjaan rumah adalah menggaet generasi muda agar tertarik mengenakan batik dalam aktivitas sehari-hari mereka.
HILANGNYA budaya leluhur di era modern sungguh disayangkan. Terlebih bagi anak-anak muda Gen Z saat ini lebih condong mengadopsi budaya luar dibandingkan budaya Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved