Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tramidzi mengatakan secara total pemerintah membutuhkan waktu 15 bulan, mulai Januari 2021 hingga Maret 2022 untuk menuntaskan program vaksinasi Covid-19 di 34 provinsi.
“Kita membutuhkan waktu 15 yang akan dihitung mulai Januari 2021 hingga Maret 2022. Jadi ini adalah waktu 15 bulan pelaksanaan vaksinasi yang akan dilakukan secara bertahap,” kata Siti Nadia dalam konferensi pers secara daring dengan topik Update Target Penyelesaian Vaksinasi dan Kesiapan Vaksin Covid-19. Minggu (3/1).
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Butuh 3,5 Tahun, DPR: Menkes Harus Kaji Ulang
Dia menjelaskan, waktu 15 bulan bertujuan untuk menuntaskan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di 34 provinsi dan mencapai total populasi sebesar 181,5 juta orang. Oleh karena itu, pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung selama dua periode.
Dimana pertama itu akan berlangsung dari Januari hingga April 2021 dan akan memprioritas kepada 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas publik yang ada di 34 provinsi.
Kemudian periode kedua yang akan berlangsung selama 11 bulan, sejak April 2021 hingga Maret 2022 dan akan menjangkau jumlah masyarakat sisa dari periode pertama.
“Jadi pelaksanaan vaksinasi ini akan membutuhkan 15 bulan dan berlangsung selama 2 periode,” sebutnya.
Pihaknya juga mengklarifikasi terkait beberapa pemberitaan yang menyebutkan bahwa dibutuhkan waktu 3,5 tahun untuk merampungkan vaksinasi di Indonesia. Kata Siti Nadia, waktu yang disebutkan 3,5 tahun itu untuk proyeksi vaksinasi dunia sedangkan untuk vaksinasi di Indonesia akan berlangsung selama 15 bulan.
“Adapun yang dimaksud bapak Menteri waku 3,5 tahun itu adalah proyeksi penyelesaian vaksinasi untuk seluruh dunia. Sementara di Indonesia akan menyelesaikan vaksiansi dalam kurun waktu 15 bulan,” terangnya.
Dia menambahkan sebelum prorses vaksinasi diberlangsung. Pihaknya tetap mendorong seluruh masyarakat untuk menjalankan protokol 3M dengan ketat sebab perjalanan menghadapi pandemi Covid-19 masih cukup.
“Vaksin bersama, penerapan disiplin 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumanan) serta memperkuat 3T (tracing, testing dan treament) merupakan upaya lengkap dalam menekan penyebaran Covid-19 secara efektif,” pungkasnya. (H-3)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved