Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH berencana mengkaji kembali alokasi anggaran untuk penduduk lanjut usia (lansia) untuk memenuhi hak-hak dasar mereka. Hal tersebut merupakan kesimpulan rapat pembahasan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 90 Tahun 2019 serta isu lansia di Kantor Kemenko PMK, Rabu (17/3).
Koordinator Pemberdayaan Lanjut Usia Kemenko PMK, Ginda Artur Manurung menyampaikan, pemenuhan kebutuhan pelayanan para Lanjut Usia (Lansia) dalam kegiatan sehari-hari masih mengalami berbagai masalah. Mulai dari pelayanan kesehatan yang belum maksimal, serta kesempatan partisipasi dalam berbagai hal bagi para lansia masih minim.
"Hak-hak dasar lansia yang belum terpenuhi itu menjadi salah satu penyebab para lansia mengalami gangguan psikologis, kesehatan, dan merasa kehidupannya tidak berguna," ujarnya seperti dilansir dari laman Kemenko PMK, Kamis (18/3).
Karena itu, pemerintah melakukan upaya percepatan penanganan pelayanan terhadap lansia secara lintas sektor dan melibatkan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. “Diperlukan langkah-langkah percepatan penangannya secara lintas sektor serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di seluruh Indonesia,” ungkap Ginda.
Untuk mewujudkan itu dinilai perlu untuk merevisi Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 terkait penganggaran dana untuk program atau kegiatan lansia di Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
Perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Roy menjelaskan usulan penambahan anggaran bagi lansia dapat dilakukan pemutakhiran nomenklatur kegiatan di Permendagri Nomor 90 Tahun 2019. Namun, penerapan pemutakhiran tersebut baru dapat dilakukan pada 2023 mendatang.
“Pemutakhiran data tersebut baru dapat diterapkan pada tahun 2023 mengingat rangkaian agenda pengesahan secara birokrasi,” ujarnya.
Perwakilan dari Bappenas Dinar mengatakan, program lansia di Indonesia belum terintegrasi baik di pusat maupun daerah. Karena itu, ia menilai diskusi ini perlu ditindak lanjuti supaya ke depannya lansia mendapatkan hak yang sama dalam masyarakat.
Kemenko PMK berencana melakukan rapat lanjutan dengan mengundang K/L terkait yang melibatkan Ditjen Keuangan Daerah dan Badan Anggaran Daerah Kemendagri untuk membahas usulan-usulan pemutakhiran Permendagri Nomor 90 Tahun 2019.
Rapat tersebut juga membahas beberapa agenda yang berhubungan Program Aksi Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional pada 29 Mei mendatang. Tema Hari Lanjut Usia Nasional Tahun 2021 yang telah disepakati bersama ialah Sehari Bersama Lansia dan untuk pelaksanaannya masih menunggu surat dari Kementerian Sosial (Kemensos). (H-2)
BSKDN Kemendagri menyoroti berbagai praktik baik (best practices) yang dilakukan pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran.
PEMERINTAH menegaskan komitmen mempercepat penanganan pascabencana di wilayah Sumatra melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga.
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
Upaya pengobatan kanker bagi lansia saat ini di antaranya bisa dilakukan dengan prosedur radioterapi Gamma Knife dan Brachytherapy.
Produksi dahak yang minim pada lansia serta penggunaan antibiotik yang luas sebelum diagnosis sering kali menghambat identifikasi agen penyebab.
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Di Indonesia, fenomena employee-caregivers atau karyawan yang merangkap sebagai pengasuh orang tua di rumah menjadi tantangan unik.
Biasanya kalau di tempat ramai, dia (lansia) itu sudah merasa enggak bisa (mendengar). Itu disebut sebagai cocktail party deafness.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved