Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKULTAS Psikologi Universitas Mercubuana bekerja sama dengan Hibermas Consulting melakukan pelatihan dan pendampingan menulis kreatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah secara kreatif.
Dalam pelatihan virtual itu, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Setiawati Intan Savitri mengatakan menulis membutuhkan jam terbang tinggi sehingga harus sering melakukan aktivitas menulis. Salah satunya menulis di berbagai tempat seperti blog, status di media sosial hingga media massa.
"Apapun yang kita lakukan menulis di status media sosial, di majalah dinding, di buku hingga media massa adalah untuk menceritakan sesuatu. Hal ini seperti diungkapkan oleh McAdam bahwa manusia sebenarnya adalah pencerita. Kita selalu punya cerita untuk diceritakan kepada orang lain. Nah, menulis kreatif ada juga yang bermanfaat untuk orang lain,” kata perempuan anggota Satgas Literasi Kemendikbud tersebut.
Menurutnya menulis kreatif agak berbeda dengan cara menulis seperti biasanya, karena dipelukan teknik menggugah imajinasi.
“Mengapa perlu menggugah imajinasi? Karena sebenarnya imajinasi itu penting, ketika seseorang bisa berimajinasi berarti bisa merencanakan ke depan. Misalnya kita ingin bertamasya ke suatu tempat. Nah ketika kita ingin bertamasya ke suatu tempat berarti kita telah berimajinasi,” ujarnya.
Cara berimajinasi dengan membangkitkan ingatan tentang informasi yang pernah dibaca, didengar, yang dibayangkan dari cerita-cerita orang walaupun belum mengalaminya langsung.
“Jadi imajinasi sebetulnya adalah apa yang kita bayangkan,” katanya.
Baca juga : Pariwisata Bintan dan Batam Buka untuk Wisatawan Mulai April 2021
Setelah mampu menggugah imajinasi peserta juga harus mempelajari bagaimana menggunakan metafora dan personifikasi. Metafora, kata Intan, biasanya terlihat saat seseorang menulis dan membaca puisi itu menggunakan metafor.
"Yang kelihatannya tidak masuk akal, tapi indah ketika kita dengar," katanya.
Dalam menulis kreatif diperlukan kreativitas. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk berpikir diluar kebiasaan. Salah satu contohnya menulis puisi. Dalam sebuah puisi banyak hal yang diluar nalar manusia.
Menurut Intan, kreativitas juga merupakan kemampuan untuk berpikir di luar keumuman. Misalnya, ada orang yang ingin berkirim surat tapi tidak ingin orang yang menerima suratnya tidak tahu. Bisa disisipkan di bawah pintu, bisa memakai nama rahasia. Ketika orang berpikir kreativ dia akan mencari alternatif untuk mencapai tujuannya.
Sebagaimana ketrampilan berpikir lainnya, kata Intan, maka berpikir kreatif adalah kemampuan yang perlu dilatih, membutuhkan waktu dan proses yang panjang untuk dapat bermanfaat bagi kehidupan individu. Salah satu cara untuk melatih berpikir kreatif adalah melalui menulis kreatif.
"Menulis kreatif memiliki berbagai macam bentuk, menulis puisi, menulis cerpen, menulis novel, menulis skenario film yang pada dasarnya melatih proses untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru, melatih fleksibilitas sudut pandang, memperkaya kosakata, dan menghasilkan gagasan dan ide-de baru," ujar Intan. (RO/OL-7)
RAMADAN adalah bulan yang identik dengan kultum (kuliah tujuh menit). Pada umumnya, kultum berisi ceramah keagamaan
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved