Senin 08 Maret 2021, 12:15 WIB

Jokowi Ingin BPPT Jadi Pusat Kecerdasan Teknologi

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Jokowi Ingin BPPT Jadi Pusat Kecerdasan Teknologi

Biro Pers Sekreatariat Presiden/Muchlis Jr
Presiden RI Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta agar Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjadi pusat kecerdasan teknologi di Tanah Air. Hal itu disampaikan Presiden dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/3).

"BPPT harus menjadi pusat kecerdasan teknologi Indonesia. Saat ini kita berada di zaman perang AI (kecerdasan buatan), persaingan menguasai AI sudah sama kayak space war di era perang dingin. Siapa yang menguasai AI dia yang berpotensi menguasai dunia," ucap Jokowi.

Presiden berharap BPPT bisa memproduksi teknologi kecerdasan buatan secara mandiri. Kepala Negara pun meminta agar BPPT mengonsolidasikan semua talenta teknologi di dalam negeri maupun para diaspora bersama-sama membangun teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung pemyulihan ekonomi.

"Tolong BPPT sinergikan talenta-talenta diaspora, peneliti-peneliti di universitas, startup teknologi, anak-anak muda yang sangat militan. Bangun mesin AI Indonesia yang bisa memfasilitasi gotong royong antarinovator dan peneliti," ucap Jokowi.

Presiden juga menginstruksikan sejumlah hal kepada BPPT agar bisa berperan menjadi otak pemulihan ekonomi di masa pandemi saat ini. Presiden menekankan BPPT harus berburu inovasi dan teknologi untuk dikembangkan dan siap diterapkan.

"Saya yakin ratusan ribu peneliti, ribuan lembaga riset teknologi di pemerintah dan swasta dan jutaan inovator di masyarakat luas pasti memiliki banyak temuan. Mungkin itu temuan awal yang masih perlu dikembangkan, mungkin temuan matang yang siap diterapkan dan langsung bisa diindustrikan," ungkapnya.

baca juga: Presideni Perintahkan BPPT Akuisisi Teknologi Maju

Selama pandemi ini, Jokowi mencontohkan banyak inovasi teknologi kesehatan yang bermanfaat besar sekaligus efisien berhasil dikembangkan para peneliti Tanah Air. Antara lain alat ventilator untuk pasien covid-19, alat tes covid-19 Genose, rapid test RI-GHA, dan lainnya. Begitu juga temuan di bidang lain terutama pangan dan energi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi UMKM. (OL-3)


 

Baca Juga

MI/Rudi Kurniawansyah

BMKG Pantau Tujuh Titik Panas di Sumatra Utara

👤Humaniora 🕔Senin 12 April 2021, 13:45 WIB
Titik panas terpantau di Kabupaten Batubara satu titik, Dairi satu titik, Padanglawas satu titik dan Kabupaten Toba empat...
ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA

513 Sukarelawan Bantu Penanganan Darurat Bencana NTT

👤Atalya Puspa 🕔Senin 12 April 2021, 13:20 WIB
Data BNPB pada Minggu (11/4), pukul 23.00 WIB, mencatat total korban meninggal dunia sebanyak 177 orang di Provinsi...
AFP/VALERIE MACON

Media Sosial Sarana Literasi Digital Internet Sehat

👤Suryani Wandari 🕔Senin 12 April 2021, 12:35 WIB
Tiktok yang kini digandrungi oleh anak muda bukan hanya untuk konten hiburan, namun bisa juga digunakan sebagai menyebarkan konten...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya