Sabtu 20 Februari 2021, 16:30 WIB

5 Kandungan Kosmetik yang Harus Dihindari Kulit Berminyak

Humaniora | Humaniora
5 Kandungan Kosmetik yang Harus Dihindari Kulit Berminyak

ANTARA/INA FASSBENDER
Bunga rosehip di Dortmund, Jerman, (30/11/2020).

 

Memiliki kulit berminyak membutuhkan perawatan khusus dan tidak boleh sembarangan dalam memilih produk. Salah memilih produk kosmetik  justru akan membuat wajah semakin mengilap.

Shantal Mujumdar, Co-Founder IS YOU, sebuah merek perawatan kulit rumahan di India mengatakan bahwa pemilik kulit berminyak harus teliti dalam membaca bahan kandungan yang terdapat pada sebuah produk perawatan kulit dan kosmetik.

Baca juga: Peneliti LIPI: Belum Ada Studi Ilmiah Khasiat Jambu untuk Covid-19

Berikut ini adalah beberapa kandungan yang harus dihindari oleh pemilik kulit berminyak seperti dilansir Indian Express, Jumat (19/2)

  1. Asam oleat atau oleic acid 

    Kebanyakan orang mencari produk dengan label 'bebas minyak', padahal tidak semua minyak menyumbat pori-pori. Yang harus dilakukan adalah menghindari minyak yang memiliki kandungan oleat tinggi seperti minyak kelapa, camellia dan kemiri yang menempel di permukaan kulit sehingga pori-pori tersumbat. Sebaliknya, pilih minyak yang memiliki kandungan linoleat lebih rendah, seperti minyak rosehip.

  2. Emolien oklusif

    Emolien oklusif bekerja sangat baik untuk kulit kering tetapi tidak pada kulit berminyak. Sebab bahan ini tidak hanya bersifat berminyak, tapi bisa terasa berat dan lengket. Hindarilah pelembab dan lotion dengan tekstur yang tebal. Pilihlah pelembab berbahan dasar gel atau air. Ini akan membantu melembabkan pori-pori dan kulit jadi tidak berminyak.

  3. Alkohol

    Alkohol adab salah satu bahan yang dapat meningkatkan produksi minyak di pori-pori. Alkohol banyak ditemukan dalam toner, jika Anda cukup rutin melakukan serangkaian perawatan kulit, tambahkan lidah buaya atau toner mawar murni untuk membantu menenangkan pori-pori dan kulit.

  4. Natrium klorida atau sodium chloride

    Sebagian besar sabun mengandung natrium klorida dan meskipun bukan bahan berbahaya, tetapi dapat memengaruhi kulit wajah Anda. Saat digunakan pada kulit berminyak, garam menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Selain itu, garam juga membuat sebum lebih keras.

  5. Pewarna buatan
    Semua orang menyukai semburat warna tetapi kosmetik seperti lipstik dan blush on mengandung pewarna buatan yang terbuat dari petroleum dan coal tar. Meskipun ini mungkin berhasil bagi banyak orang, tetapi mereka yang memiliki kulit berminyak dan pori-pori rentan berjerawat justru malah memperparah. Sebagai gantinya, cobalah produk kecantikan yang terbuat dari warna alami dan organik yang akan membuat kulit Anda tenang. (Ant/H-3)

Baca Juga

Humas KPU RI

KPU Serahkan Data Pemilih untuk Sukseskan Vaksinasi Covid-19

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:50 WIB
Data kependudukan paling banyak ada pada Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Namun, permasalahannya data itu bersifat...
Dok  Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia.

YPJI Galang Donasi via Live Streaming untuk Korban Banjir

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:26 WIB
Berawal dari upaya kepedulian terhadap korban bencana alam belakangan ini, Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI)  menggelar...
AFP/CHRISTOPHE ARCHAMBAULT

Epidemiolog Prediksi Strain Baru di Indonesia Sejak Awal 2021

👤Suryani Wandari 🕔Selasa 02 Maret 2021, 17:15 WIB
"Sangat penting untuk Indonesia bersiap dengan munculnya strain UK atau South Africa, di samping perlu dicegah potensi strain baru...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya