Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial menerjunkan 55 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) ke lokasi bencana tanah longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Selain Tagana, dikirimkan juga bala bantuan dari SDM Program Keluarga Harapan (PKH), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk mempercepat penanganan korban bencana.
Pada Selasa, 16 Februari 2021, Menteri Sosial Tri Rismaharini yang juga hadir di lokasi bencana di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya. "Warga yang menempati lokasi rawan bencana perlu direlokasi. Nanti dikoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Nganjuk,” kata Mensos yang saat itu mendampingi Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.
Selain menyerahkan uang senilai Rp443.940.300 untuk korban, Mensos menemui para pengungsi di Gedung SDN 3 Ngetos dan menghibur anak-anak dan pengungsi. Mensos juga mengecek kesibukan di dapur umum yang menyiapkan makanan siap saji di Sanggar Senam Salsabila.
Untuk membantu penyintas bencana, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan berupa Bantuan Logistik senilai Rp253.940.300, santunan ahli waris untuk 12 jiwa sebesar total Rp180.000.000, dan santunan korban luka 2 orang sebesar Rp10.000.000. Sehingga total bantuan Kemensos sebesar Rp443.940.300.
Di lokasi bencana, pilar-pilar sosial yang diterjunkan Kemensos membantu mendistribusikan bantuan logistik dan penyiapan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas. Dari dapur umum, bisa disiapkan makanan siap santap untuk korban banjir dan longsor sebanyak 3 x 1000 bungkus, masing-masing untuk makan pagi, siang dan malam.
Untuk Tagana, Kemensos mengerahkan tenaga dari berbagai daerah sebanyak total 55 personel, yakni Tagana Kabupaten Madiun sebanyak 6 orang, Kabupaten Tuban sebanyak 8, Kabupaten Nganjuk sebanyak 30, Kabupaten Ponorogo sebanyak 5 orang, dan Kabupaten Kediri sebanyak 6 orang. Selain itu ikut terlibat juga dari FK Tagana (Tim Koordinasi Tagana) sebanyak 20 orang.
Tidak hanya itu, Kemensos juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) kepada anak-anak terdampak bencana di Posko Pengungsian di SDN Ngetos, oleh Satuan Bakti Pekerjaan Sosial dari Balai Rehabilitasi Sosial Anak Membutuhkan Perlindingan Khusus (BRSAMPK) "Antasena" di Magelang. (H-2)
Kemensos bersama Badan Gizi Nasional (BGN) mematangkan skema pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
PEMERINTAH Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial RI kepada ahli waris korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025 lalu.
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Kantor Kemenag Jatim menggelar Rukyatul Hilal awal Ramadan 2026 menjelang sidang isbat awal puasa yang digelar Selasa (17/2), bertepatan dengan 29 Sya’ban 1447 H di 21 titik lokasi di Jawa Timur
Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5.
KPK juga terus meminta media untuk memberitakan kasus korupsi, agar pejabat takut apabila ingin memakan uang rakyat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa angka ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang mempertimbangkan berbagai indikator ekonomi makro.
Keberkahan Jawa Timur akan terwujud apabila seluruh masyarakat dapat menjalankan ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing dengan sebaik-baiknya.
Selain fokus pada kemacetan, faktor keselamatan pengemudi juga menjadi prioritas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved