Rabu 03 Februari 2021, 16:50 WIB

Dua Pesawat yang Terbang Dekat SJ 182 tidak Alami Masalah

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Dua Pesawat yang Terbang Dekat SJ 182 tidak Alami Masalah

Antara
Petugas mengangkat bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 untuk diserahkan kepada KNKT.

 

KOMITE Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap fakta menarik soal kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Terdapat dua pesawat lain yang terbang bersamaan menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjanto menyebut dua pesawat tersebut tidak mengalami kecelakaan saat berada di udara menuju Pontianak pada Sabtu (9/2) lalu.

"Perlu diketahui juga, di depan pesawat Sriwijaya ini ada pesawat Air Asia dengan tujuan yang sama ke arah Pontianak. Di belakangnya juga ada satu pesawat. Dua pesawat ini tidak ada masalah," tutur Soerjanto dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (3/2).

Terkait kronologi, Soerjanto mengatakan sebelum terbang biasanya pilot sudah memilih program jalur penerbangan dan ketinggian pada Flight Management Computer (FMC).

Baca juga: KNKT Akui Masih Kesulitan Temukan CVR Pesawat SJ-182

Setelah menerima intruksi ATC untuk bertahan di 11.000 kaki, pilot mengubah mode autopilot dari yang sudah diprogram sebelumnya. "Jadi (pesawat SJ 182) pas sudah take off, dia minta ke arah 075 kepada pengawas. Karena untuk menghindari cuaca," imbuhnya.

Kemudian, pesawat tersebut mulai berbelok ke kiri dan akhirnya menukik ke bawah. Pesawat akhirnya membentur permukaan laut.

Mesin pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dikatakannya dalam kondisi utuh, atau tidak meledak di udara sebelum jatuh ke air. Namun, pihaknya belum bisa merilis kesimpulan penyebab jatuhnya pesawat SJ 182 ke perairan Kepulauan Seribu. Sebab, memori data Cockpit Voice Recorder (CVR) belum ditemukan.(OL-11)

 

Baca Juga

DOK MI

KLHK: Luas Karhutla 2022 Turun 35,84%

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 30 November 2022, 12:18 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat adanya penurunan luas kebakaran hutan pada periode Januari hingga Oktober 2022...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Dirjen PHU Sebut Penggunaan Nilai Manfaat Dana Haji Perlu Diproporsionalkan

👤Dinda Shabrina 🕔Rabu 30 November 2022, 11:46 WIB
Biaya haji dalam 6 tahun terakhir adalah Rp37,49 juta (2015), Rp34,56 juta (2016), Rp34,89 juta (2017), Rp34,77 juta (2018), Rp35,24 juta...
Dok. Kemenpatekraf

Kampanye dan Sosialisasi Sadar Wisata Dorong Pelayanan Prima di Kawasan Desa Wisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 11:37 WIB
Sosialisasi Sadar Wisata menjadi bagian rangkatan kegiatan Kampanye Sadar Wisata 5.0, bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya