Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan berencana menggunakan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai basis data untuk vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Alasannya KPU baru menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020 sehingga data pemilih dianggap masih mutakhir. Menanggapi itu, Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menuturkan Kementerian Kesehatan bukan lembaga pertama yang menggunakan data KPU dari Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Lembaga lain juga memanfaatkan data milik KPU.
"Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah sering minta tolong KPU memeriksa nama-nama calon anggota Bawaslu dan panitia pengawas pemilu (kecamatan/desa/kelurahan/TPS) dari sistem informasi partai politik (Sipol)," ujarnya kepada media, Sabtu (23/1).
Selain itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) juga meminta KPU untuk memeriksa nama calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memastikan calon Bawaslu/Panwaslu/CPNS bukan anggota partai politik.
"Ini menunjukkan kepercayaan publik dan berbagai pihak kepada sistem informasi yg disediakan KPU yaitu Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dan Sipol," ujar dia.
baca juga: Doni Monardo Belum Dapat Suntikan Vaksin Covid-19
Hasyim menyampaikan untuk keperluan kepemiluan, KPU akan berupaya meningkatkan layanan berbasis informasi dan teknologi. Dalam acara diskusi terkait vaksinasi Covid-19, yang digelar Komite Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat, Jumat (22/1) yang disiarkan pada kanal Youtube, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tidak menggunakan data Kementerian Kesehatan untuk basis data dalam melakukan vaksinasi, karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (OL-3)
PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu) kembali masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved