Rabu 20 Januari 2021, 14:28 WIB

Menparekraf Ajukan 4 Wilayah Divaksinasi Covid-19 Lebih Awal

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Menparekraf Ajukan 4 Wilayah Divaksinasi Covid-19 Lebih Awal

Antara
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajukan provinsi seperti Bali, Jakarta, Batam, dan Bintan untuk menjadi prioritas mendapat vaksin covid-19 lebih awal. Wilayah tersebut dianggap menjadi titik masuk wisatawan

"Vaksinasi sudah mulai di Indonesia, saya telah me-lobby bahwa area seperti Bali, Jakarta, Batam, dan Bintan juga akan mendapat semacam prioritas, karena ekonomi Bali resesi minus 4 persen akibat turunnya kinerja pariwisata. Batam dan Bintan juga lumpuh," ungkap Sandi, sapaan akrabnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/1).

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, dengan diterapkannya protokol kesehatan berbasis CHSE (cleanliness, health, safety and environmental sustainability) serta masyarakat telah mendapati vaksinasi, maka dapat membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Sandiaga sendiri telah berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan membahas peluang untuk menerapkan perjalanan tanpa karantina (travel bubble).

Baca juga : Hasil Studi, Kekebalan Covid-19 Berlangsung Selama 5 Bulan

Menlu Singapura mengatakan bahwa meski rencana travel bubble Singapura-Indonesia belum ditentukan kapan waktu penerapannya, tapi menurutnya tidak ada salahnya untuk mendiskusikan persiapan yang harus dilakukan di masing-masing negara untuk melakukan travel bubble.

"Walaupun kami belum menetapkan waktu realisasi kebijakan travel bubble ini tapi tetap penting untuk dibahas. Dari pembahasan ini kita bisa mengetahui skala prioritas dan hal apa saya yang dibutuhkan saat kebijakan ini kelak diterapkan,” ujar Vivian.

Ia juga menjelaskan bahwa Singapura sedang fokus pada program vaksinasi. Menurutnya vaksinasi merupakan hal utama yang diharapkan dapat segera membangkitkan perekonomian di Singapura.

“Saat ini kami sedang fokus menerapkan program vaksinasi, karena bagi kami penting memvaksin sebanyak-banyaknya warga, untuk mencapai level imunitas, sehingga kami bisa membuka perbatasan negara lebih jauh, membuka pintu perekonomian dan pastinya juga pariwisata," pungkas Vivian. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Frasa Agama Raib, Ini Kata Majelis Pendidikan Katolik

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 23:40 WIB
RAIBNYA frasa 'agama' dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 menuai kritik dari ormas Islam. Bagaimana pendidik...
MI

Frasa Agama Raib, Kemendikbud: Peta Jalan Pendidikan belum Final

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 23:10 WIB
RAIBNYA frasa 'agama' dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 milik Kemendikbud dipertanyakan. Lantas, apa kata...
Antara

Muhammadiyah, NU, MUI Kritik Hilangnya Frasa Agama

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 22:25 WIB
PETA Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuai kritik karena...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya