Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Surakarta

Insi Nantika Jelita
04/2/2026 21:05
Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Surakarta
Ilustrasi(Dok YIS)

INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) melalui pengembangan produk unggulan, khususnya kerajinan di wilayah setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kerajinan di Kota Surakarta. Kick off tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Program Kota Emas 2026 di Surakarta. 

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mensosialisasikan program kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kota, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hingga para pelaku UMKM yang telah lolos proses kurasi.

"Acara ini untuk membekali peserta dengan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan, salah satunya melalui workshop pembuatan resin," ungkapnya dalam keterangan resmi. 

"Keterampilan ini diharapkan dapat diaplikasikan ke berbagai produk kerajinan yang telah dikembangkan UMKM di Surakarta," tambahnya. 

Ia menambahkan, Program Kota Emas diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dengan meningkatkan nilai tambah produk UMKM serta memperluas akses pasar. 

Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dinilai dapat menjadi langkah strategis menuju kemandirian ekonomi kota.

"Program Kota EMAS bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat kota melalui pengembangan produk unggulan, memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan," jelas Sandiaga.

Mewakili Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskopukmperin) Kota Surakarta, Agung Riyadi menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Indonesia Setara dan Inotek Foundation. 

"Kepercayaan ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi lokal Kota Surakarta dinilai cukup kuat dan menjanjikan," kata Agung.

Namun demikian, Agung menekankan pentingnya pembaruan model pendampingan bagi pelaku UMKM. 

Mengingat UMKM di Surakarta telah cukup sering mendapatkan pelatihan, ia berharap Program Kota EMAS mampu menghadirkan terobosan baru yang lebih konkret dan berdampak langsung terhadap peningkatan skala usaha.

Dalam kesempatan itu, UMKM ditegaskan sebagai pilar utama perekonomian Surakarta, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan menjaga ketahanan ekonomi daerah. 

Program Kota Emas diharapkan dapat menjadi motor penggerak agar pelaku UMKM semakin inovatif dan produktif, memiliki daya saing di tengah tantangan ekonomi global, serta mampu naik kelas menuju kemandirian usaha.

"Pemerintah Kota Surakarta, berkomitmen mendukung penuh pemberdayaan UMKM melalui sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas," jelasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya