Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bergerak cepat dengan mendirikan posko dan menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban banjir di beberapa wilayah Kalimantan Selatan.
Tingginya intensitas hujan selama beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa wilayah di Kalimantan Selatan dilanda banjir dan menyebabkan warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman (15/1).
Banyaknya orang yang mengungsi dan terbatasnya akses transportasi karena terendam banjir, membuat BRI turun langsung membantu para korban. Langkah cepat ini dilakukan BRI dengan membentuk Posko Satgas BUMN di beberapa lokasi terdampak.
Empat posko yang didirikan BRI di antaranya Posko Barabai di Kantor Cabang BRI Kandangan, Posko Pleihari di Kantor Cabang BRI Kanca Pleihari, Posko Martapura di Kantor Cabang BRI Martapura dan Posko Marabahan di Kantor Cabang BRI Marabahan. Selain itu juga terdapat Posko Satgas BUMN di Gedung Merdeka PLN area Banjarmasin.

Di samping mendirikan Posko Satgas BUMN tersebut, BRI juga berperan aktif dengan memberikan bantuan tanggap darurat untuk kebutuhan utama yang paling dibutuhkan di waktu-waktu awal bencana, diantaranya makanan siap saji, paket sembako, air mineral, lilin, selimut, popok, susu dan kebutuhan pengungsian lainnya
Total bantuan awal tanggap darurat yang diberikan BRI kepada korban banjir ini telah mencapai Rp 125 juta. Di samping itu, melalui sinergi Satgas BUMN juga telah terkumpul bantuan senilai Rp 295 juta dan dari dana yang terkumpul tersebut, telah disalurkan bantuan senilai lebih dari Rp 75 juta.
Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengungkapkan keprihatinannya atas bencana banjir yang terjadi dan BRI akan terus berperan aktif membantu korban bencana seperti ini.
“BRI terus bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir Kalsel ini sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana,” tutur Aestika.
BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia selalu turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat dan negeri untuk dapat segera pulih serta bangkit dari masa-masa sulit.
“Penyaluran bantuan ini merupakan wujud komitmen BRI dalam mengusung semangat BUMN untuk Indonesia melalui kepedulian dan tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility) BRI kepada masyarakat, khususnya para korban yang terdampak bencana. Dalam penyaluran bantuan, insan BRI (karyawan BRI) juga bahu membahu untuk turun langsung memberikan bantuan di lapangan,” pungkas Aestika Oryza Gunarto. (RO/OL-09)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
DI tengah melimpahnya sumber daya alam Kalimantan Timur, ironi justru mencuat dari wajah sosial masyarakatnya.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menolak rencana pemerintah untuk mengalihkan pengelolaan izin 28 perusahaan yang dicabut ke badan usaha milik negara (BUMN).
Disertasi yang dipertahankan Fathudin dalam meraih gelar Doktor Ilmu Hukum tidak sekadar berkontribusi pada pengembangan teori hukum administrasi negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved