Headline

. AS kembali memundurkan waktu pemberlakuan tarif resiprokal menjadi 1 Agustus.

Fokus

Penurunan permukaan tanah di Jakarta terus menjadi ancaman serius.

Ada Jasa Angkut dan Daur Ulang Sampah Waste4Change di 10 Kota

Mediaindonesia.com
15/1/2021 13:54
Ada Jasa Angkut dan Daur Ulang Sampah Waste4Change di 10 Kota
Layanan jasa angkut dan daur ulang sampah.(DOK Waste4Change)

TERHITUNG sejak Januari 2021, Waste4Change resmi hadir di sembilan kota dan satu provinsi di Indonesia. Daerah tersebut yaitu DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Surabaya, Sidoarjo, dan Medan.

Perluasan cakupan layanan itu antara lain terus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bersih Sampah 2025 dengan target 30% pemilahan sampah dari sumber serta target daur ulang dan pengelolaan sampah hingga 70%. Permasalahan sampah kian darurat karena menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia diperkirakan menghasilkan rata-rata 64 juta ton timbunan sampah setiap tahun.

Merujuk data KLHK pada 2015, sekitar 69% diangkut dan ditimbun ke tempat pembuangan akhir (TPA), 7% didaur ulang, dan 24% sisanya tidak terkelola dan mencemari lingkungan. Selain itu, kondisi tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai daerah di Indonesia mulai mengalami kelebihan kapasitas.

TPA Sarimukti Bandung, misalnya, menurut perwakilan UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional (PSTR) Provinsi Jawa Barat, Dhani Prianto Hadi, awalnya dirancang untuk menampung sampah sebanyak 1.200 ton per hari. Praktiknya, volume sampah yang diterima melonjak hingga 2.000 ton per hari.

Tidak lupa juga soal TPA Cipeucang di Tangerang Selatan yang sempat longsor di pertengahan 2020 akibat tembok pembatas yang tidak kuat membendung volume sampah, sehingga sampah bocor dan menutupi aliran sungai Cisadane. Pun TPA Bantar Gebang yang setiap hari menampung 7.000 ton sampah dari DKI Jakarta diperkirakan hanya bisa beroperasi sampai tahun ini saja.

Dari kacamata yang lebih holistik, Indonesia perlu melakukan pembenahan ekosistem tata kelola persampahan. Tata kelola ini antara lain terdiri dari aspek penegakan hukum, kejelasan kerja sama antarpihak, khususnya peran swasta dalam mendanai pengadaan infrastruktur pengelolaan sampah, serta mekanisme retribusi sampah yang berkeadilan (berbasis volume).

Untuk menanggapi permasalahan itu, Waste4Change terus berupaya memperluas cakupan layanannya dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab melalui responsible waste management (w4c.id/RWM). "Setelah mendapatkan banyak permintaan untuk melakukan ekspansi jasa angkut dan daur ulang sampah di luar DKI Jakarta dan Jawa, akhirnya pada 2021 kami berhasil menambah area cakupan menjadi 10 kota di Indonesia. Tentu kami berharap bisa hadir di semakin banyak wilayah lain di seluruh Indonesia demi mendukung visi Indonesia Bersih Sampah 2025," ujar Mohamad Bijaksana Junerosano, Managing Director Waste4Change.

Layanan RWM merupakan pengelolaan sampah yang 100% holistik untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA secara signifikan. Sampah-sampah akan dipilah dan didaur ulang secara optimal sesuai kategori. Ini bakal meminimalisasi jumlah sampah residu (sulit didaur ulang) yang dibuang ke TPA dan lingkungan. (RO/OL-14)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik