Jumat 15 Januari 2021, 13:50 WIB

KLHK Serahkan Tersangka Ilegal Logging Ambon ke Kejari Sikka

Atalya Puspa | Humaniora
KLHK Serahkan Tersangka Ilegal Logging Ambon ke Kejari Sikka

Antara
Ilustrasi ilegal logging

 

PENYIDIK Balai Penegakan Hukum (Gakkum) KLHK Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabalnusra) menyerahkan tersangka perdagangan kayu ilegal asal Seram, Ambon, Maluku berinisial JT, 45, beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka, di Ambon, Maluku, Kamis (14/1). Tersangka merupakan Direktur CV Astria Arifa.

“Masa pandemi covid-19 tidak menyurutkan upaya penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan. Bagi masyarakat yang mengetahui adanya perdagangan dan peredaran hasil hutan kayu ilegal silakan melapor ke Balai Gakkum KLHK,” kata Kepala Balai Gakum KLHK Wilayah Jabalnusra, M Nur dalam keterangan resmi, Jumat (15/1).

Barang bukti tindak pidana yang diserahkan kepada Kejari Sikka berupa kayu balok dengan total volume 175,34 meter kubik, sebuah kapal motor KM Mala Walie 09, empat dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu (SKSHHK), lima lembar surat berlayar, dan tiga lembar dokumen persetujuan berlayar.

Penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan setelah penyidik merampungkan penyidikan dan berkas penyidikan dinyatakan P21 oleh Jaksa Peneliti Kejari Sikka pada Selasa (12/1). Sebelum diserahkan, tersangka telah menjalani tes swab antigen sesuai dengan protokol kesehatan di Puskesmas Maumere pada Selasa (12/1) lalu, dengan hasil tes tersangka dinyatakan negatif covid-19.

"Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi peredaran hasil hutan kayu asal Ambon di Pelabuhan Wuring Maumere NTT dan Gudang UD Indah yang terletak di Jalan Bangkunis Dermaga Wuring, NTT. Penyidikan dilakukan sejak 10 November hingga 18 November 2020 di Ambon, Maluku dan Seram, NTT," beber M Nur.

Adapun, tersangka dijerat dengan Pasal 14 Huruf a dan/atau b Jo. Pasal 88 Ayat 1 Huruf b dan/atau Pasal 16 Jo. Pasal 88 Ayat 1 Huruf a, Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun serta denda paling banyak Rp 2,5 miliar. (H-2)

Baca Juga

AFP

Perhimpunan Rumah Sakit Desak Pemberlakuan PSBB

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:50 WIB
Menurutnya PSBB diperlukan karena masih adanya sebagian masyarakat yang abai protokol...
Antara

Pemerintah Masih Andalkan PPKM untuk Tangani Covid-19

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 18:42 WIB
"Pendekatan kita adalah partisipasi masyarakat harus lebih aktif. Pendekatannya tetap PPKM mikro yang dikoordinir hingga tingkat RT/RW...
DOK Pribadi.

Sulit Hamil, Pasangan Dapat Mencoba Program Bayi Tabung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 17:33 WIB
Program bayi tabung adalah teknik reproduksi berbantu (TRB) atau teknik rekayasa reproduksi dengan mempertemukan sel telur matang dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya