Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar anugerah Baznas Award 2020 memberikan penghargaan bagi Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) dan para pihak yang berjasa atas perkembangan zakat di Tanah Air, Senin (14/12).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Baznas Award kali ini dilakukan secara virtual karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Penganugerahan Bazna Award 2020 turut dihadiri secara virtual oleh Dirjen Bimas Islam Kementeria Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr Kamarudin Amin.
Pada penganugerahan tahun ini, terdapat 44 kategori penghargaan dan 100 penerima award. Jumlah kategori itu bertambah 10 dari penganugerahan tahun 2019, yang sebanyak 34 kategori.
Ketua Baznas RI Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA mengungkapkan, tujuan diadakannya acara ini adalah mendorong optimalisasi dan profesionalitas pengelolaan zakat nasional, serta kreativitas dan inovasi kerja dalam mewujudkan kebangkitan zakat nasional.
"Selain itu, juga untuk mempererat tali silaturrahim antar OPZ yakni Baznas dan LAZ (Lembaga Amil Zakat), pemerintah daerah, media dan stakeholder pengelolaan zakat lainnya, lalu juga memupuk motivasi, kinerja amil dan organisasi pengelola zakat dalam pengentasan kemiskinan, dan juga mendorong kreativitas serta motivasi OPZ dalam penanggulangan masyarakat yang terdampak akibat Covid-19," kata Bambang.
Bambang melanjutkan, standar penjurian pada Baznas Award 2020 menggunakan data Indeks Zakat Nasional (IZN) yang diterbitkan oleh Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas Tahun 2020.
Pada gelaran tahun ini, terdapat delapan kategori penghargaan untuk Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota, enam kategori untuk Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, LAZ Provinsi/Kabupaten/Kota, kepala daerah pendukung kebangkitan zakat, serta berbagai penghargaan khusus lainnya.
Bambang berharap, acara ini akan mendorong prestasi zakat nasional hingga dapat memacu kebangkitan zakat di Indonesia.
Penerima Baznas Award 2020 untuk Baznas Provinsi untuk pertumbuhan pengumpulan ZIS terbaik diraih Baznas Provinsi Banten, untuk pendistribusian ZIS terbaik: Baitulmal Provinsi Aceh, untuk program pendayagunaan ZIS terbaik: Baznas Provinsi DKI Jakarta, untuk laporan tahunan terbaik: Baznas Provinsi Jawa Barat, untuk kelembagaan terbaik: Baznas Provinsi Jawa Barat.
Sementara itu, untuk penggunaan SiMBA terbaik: Baznas Provinsi Sumatera Selatan, untuk kampanye zakat terbaik: Baznas Provinsi Jawa Barat, dan untuk branding Baznas terbaik: Baznas Provinsi Sumatera Selatan. (RO/OL-09)
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Bank Jakarta meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan menjaga kinerja berkelanjutan.
Peran CFO semakin strategis dalam menjaga stabilitas bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan menghadapi tekanan ekonomi, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan.
Green Building Council Indonesia (GBCI) menyerahkan penghargaan berupa sertifikat dan plakat Greenship Neighborhood versi 1.0 dengan peringkat Gold kepada Royal Botanica Park.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi individu yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat fondasi dan mendorong pertumbuhan industri kripto dan Web3 di Indonesia.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved