Selasa 01 Desember 2020, 04:40 WIB

Kenali 9 Bentuk Tindak Pidana dalam RUU Pungkas

(Wan/Fer/H-3) | Humaniora
Kenali 9 Bentuk Tindak Pidana dalam RUU Pungkas

MI/Susanto
PRO-KONTRA RUU PKS: Massa pendukung pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) melakukan unjuk rasa di dep

 

DENGAN kian maraknya kekerasan seksual, banyak pihak menilai Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU Pungkas) atau sebelumnya dikenal sebagai RUU PKS ini darurat untuk segera disahkah.

Komisioner Purnabakti Komnas Perempuan Sri Nuherwati mengatakan hal tersebut berawal dari kondisi korban yang memiliki keterbatasan pemulihan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Korban sulit kembali ke kondsi psikis, fisik, seksual, ekonomi, sosial seperti sebelum terjadinya kekerasan seksual. Korban pun mendapat stigma dan dikucilkan dari masyarakat," kata Sri dalam workshop tentang membangun strategi kampanye media dalam pemberitaan RUU PKS yang digelar daring, kemarin.

Dalam draf RUU Pungkas, Komnas Perempuan telah membagi kekerasan seksual menjadi sembilan jenis tindak pidana, yakni pelecehan seksual, pemaksaan perkawinan, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan aborsi, perkosaan, eksploitasi seksual, pemaksaan pelacuran, perbudakan seksual, dan penyiksaan seksual.

Terpisah, Komisioner Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah menyampaikan perlunya perhatian pada kekerasan gender berbasis siber yang didominasi dengan kekerasan seksual. "Dari laporan yang kami terima, modus kekerasan ini berbentuk penyebaran foto atau video korban yang tidak pantas dengan motif balas dendam. Kasus yang dilaporkan per Oktober ini ada 659 kasus, sementara tahun lalu laporannya hanya 281 kasus," kata Alimatul dalam diskusi daring, kemarin.

Menurutnya, tingkat angka kekerasan yang terjadi di masa pandemi ini dapat digunakan sebagai momentum penting untuk mendorong agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual segera disahkan untuk mengakomodasi masalah keberadaan payung hukum. (Wan/Fer/H-3)

Baca Juga

Ilustrasi

Kompetensi Numerasi Dorong Anak Punya Daya Nalar Tinggi

👤Syarief Oebaidillah 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:00 WIB
“Numerasi mendorong anak-anak kita memiliki daya nalar atau daya pikir yang tinggi, yang lebih matematis...
Ilustrasi

Kolaborasi Antar-Kampus Hadirkan ICE Institute Bantu PJJ

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 00:34 WIB
ICE Institute merupakan marketplace pembelajaran daring di Indonesia yang berisi galeri mata kuliah daring yang dapat ditempuh oleh...
Dok. Cakap

Platform Edutech Bantu Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 00:24 WIB
Platform pembelajaran daring (education technology/edutech) pun menjadi salah satu sarana membantu terlaksananya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya