Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah studi menunjukkan menunjukkan sebagian pasien covid-19 dapat terinfeksi bakteri patogen pada saat yang bersamaan sehingga meningkatkan risiko kematian.
Peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Anggia Prasetyoputri mengatakan, metode sequencing dari sample swab dapat mendeteksi koinfeksi bakteri pada pasien covid-19.
"Infeksi simultan ini dapat memperparah kondisi pasien dan juga meningkatkan risiko kematian, terlebih karena beberapa bakteri yang diketahui dapat menginfeksi pasien covid-19 merupakan bakteri yang resisten terhadap antibiotik,” jelasnya.
Baca juga: Indonesia Ajak ASEAN Jalin Kerja Sama Tanggulangi Pandemi
Melalui penelitian yang berjudul Deteksi Koinfeksi Bakteri pada pasien COVID-19 melalui Metode Sekuensing dari Sampel Swab, Anggia meraih Penghargaan L’OREAL-UNESCO for Women in Science 2020 kategori Life Science.
“Penghargaan L’OREAL-UNESCO for Women in Science 2020 kategori Life Science ini merupakan hibah dana penelitian saya yang berjudul Deteksi Koinfeksi Bakteri pada pasien COVID-19 melalui Metode Sekuensing dari Sampel Swab. Penelitian ini baru akan dimulai pada tahun 2021,” ujar Anggia yang juga merupakan anggota kelompok penelitian Centre for Drug Discovery and Development Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI seperti dilansir dari laman LIPI, Sabtu (28/11)
Anggia menambahkan, beberapa studi juga melaporkan tingginya penggunaan antibiotik pada pasien covid-19, sehingga berpotensi memperparah resistensi antibiotik.
Baca juga: Informasi dan Edukasi Media Massa Bantu Lindungi Perempuan
“Deteksi ada tidaknya bakteri patogen dapat dilakukan melalui sekuensing sampel DNA yang diekstraksi dari sampel swab. Sampel DNA tersebut kemudian disekuensing, atau diurutkan basa nukleotidanya," jelasnya.
Oleh karena tiap jenis bakteri memiliki sekuen atau urutan DNA yang unik, maka metode sequensing dapat mengidentifikasi jenis-jenis bakteri dan juga mendeteksi ada tidaknya gen penyandi resistensi terhadap antibiotik di tiap bakteri. Data mengenai prevalensi koinfeksi bakteri pada pasien covid-19, imbuh Anggia, diharapkan dapat menginformasikan penatalayanan antibiotik di rumah sakit. (H-3)
PENGAMAT Jaringan Damai Papua, Adriana Elisabeth, berpendapat kunjungan dan pertemuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak mewakili seluruh Papua.
Baru-baru ini, pakar ilmu politik Ikrar Nusa Bhakti dalam sebuah dialog di TV mengatakan, politik di negeri ini sudah masuk kategori disgusting, bukan lagi interesting, bukan pula amusing.
PBB memperingatkan bahwa 40% hewan penyerbuk invertebrata (terutama lebah dan kupu-kupu), berisiko mengalami kepunahan global.
Neanderthal adalah spesies kuno yang tinggal di Eurasia 40.000 tahun yang lalu.
Beberapa pendatang pertama datang ke benua ini dari Tiongkok selama dua gelombang migrasi berbeda
Undang-undang yang ketat pada saat itu bertujuan untuk mengendalikan ekspansi perkotaan dan erosi tanah, serta untuk mencegah pasir gurun menyapu Tripoli,
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Dia menambahkan bahwa sejauh ini hasil dari CKG didominasi oleh penyakit hipertensi, baik untuk usia anak-anak sampai lansia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved