Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SUB-Koordinator Bidang Penyelarasan Perguruan Tinggi Vokasi dan Profesi (PTVP) Direktorat Mitras Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud0 Suhadi Lili, menyampaikan bahwa konsep Program Asesmen Kurikulum yang diinisiasi sebagai salah satu bentuk penyelarasan pendidikan tinggi vokasi dengan kebutuhan di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI)
"Mekanisme pelaksanaan program ini di Perguruan Tinggi Vokasi dilakukan melalui survei antara alumni dan dunia industri sebagai pemberi kerja yaitu dengan melakukan uji kompetensi setinggi-tingginya," ujar Suhadi, Kamis (26/11).
Hal ini dilakukan guna mencari perbaikan kompetensi baik dari pembelajaran, dosen maupun keahlian mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja.
Sehingga, kata dia, target Program Asesmen Kurikulum dapat tercapai di antaranya knowledge, dan dapat pelahan dapat mempersempit gap dalam masyarakat bahwa vokasi masih kurang bergengsi dibanding perguruan tinggi lain.
Menurut Direktur Eksekutif Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Danang Girindrawardana, bahwa mahasiswa-mahasiswa vokasi telah banyak membantu DUDI karena mereka lebih siap bekerja dibanding mahasiswa di luar vokasi.
"Di mana kurikulum di vokasi sendiri 50:50 antara pembelajaran dan practicing, dan mereka benar-benar disiapkan untuk dunia kerja, yang saat ini lulusannya sudah memiliki pembelajaran dan praktik dunia kerja, juga soft skill yang meliputi sikap mental sehingga lulusannya profesional dan tangguh," tutur-nya.
Sementara itu, Praktisi Pendidikan, Rini Amidjono, menemukan kesenjangan (gap) kompetensi yang paling banyak dikeluhkan, salah satunya bahwa untuk bisa bekerja itu harus ada orang dalam atau koneksi.
Setelah dilakukan konfirmasi kepada pemberi kerja, bahwa dalam rekrutmen ada hal-hal yang diperlukan yang terkadang tidak ditemukan oleh para pelajar atau mahasiswa yaitu soft skill atau kemampuan.
"Seperti komunikasi, manajemen waktu, konsep memecahkan masalah, kerja sama tim dan pengelolaan keuangan yang ada pada vokasi,” ujarnya. (Ant/OL-09)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Â
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland  menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved