Jumat 20 November 2020, 14:50 WIB

BNPB Serahkan Dana Rp4 Miliar untuk Pengungsi Merapi

Zubaedah Hanum | Humaniora
BNPB Serahkan Dana Rp4 Miliar untuk Pengungsi Merapi

BNPB
Penyerahan dana siap pakai untuk pengungsi merapi.

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) memberikan bantuan dana siap pakai (DSP) untuk penanganan siaga darurat Gunung Merapi kepada empat daerah terdampak, masing-masing senilai Rp1 miliar. Dengan begitu, total dana siap pakai yang diserahkan berjumlah Rp4 miliar.

"Bantuan tersebut diberikan kepada tiap-tiap wilayah administrasi yang masuk dalam zona Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi," kata Kepala BNPB Doni Monardo saat melakukan peninjauan lokasi pengungsian di TPPS Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (20/11).

Setelah Boyolali, Doni akan bergerak ke tempat evakuasi pengungsian sementara di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Di tempat ini, BNPB juga akan menyerahkan DSP senilai Rp1 miliar untuk kebutuhan pengungsi.

Pada Kamis, 19 November 2020, bantuan DSP Rp1 miliar juga telah diserahkan kepada dua kabupaten, yakni Kabupaten Sleman, DIY dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Selain bantuan tersebut, BNPB juga memberikan dukungan bagi penanganan para pengungsi dalam kaitannya penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di lokasi yang menjadi tempat pengungsian sementara.

Adapun rinciannya adalah satu unit mesin antigen, 15.000 catridge antigen, 200.000 masker kain, 250 jerigen hand sanitizer masing-masing 4 liter kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali.

Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, sebelum meninjau lokasi pengungsian, Kepala BNPB Doni Monardo telah melakukan pemantauan perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui udara menggunakan helikopter BNPB.

Selain melihat perkembangan terkini aktivitas Gunung Merapi, pemantauan langsung melalui udara tersebut juga dilakukan untuk melihat bagaimana potensi terjadinya erupsi dan dampak yang kemungkinan dapat ditimbulkan.

Sehingga kemudian dapat diambil langkah yang cepat dan tepat sasaran untuk mengurangi risiko terjadinya bencana apabila terjadi erupsi Gunung Merapi. (H-2)

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Pasien Covid-19 Naik, Kemenkes Minta Setiap RS Tambah Tempat Tidur

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 06:04 WIB
Kementerian Kesehatan mengirimkan surat edaran agar daerah menambahkan  30%-40% ruang perawatan untuk covid-19 di rumah sakit. Serta...
Kohler.co.id

Aturan Pakai Toilet saat Anggota Keluarga Positif Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 02:00 WIB
Aturannya menjadi berbeda saat seluruh anggota keluarga diketahui positif...
telegraph.co.uk

Inilah Usia Anak Boleh Mulai Konsumsi Es Krim

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Januari 2021, 23:48 WIB
Dokter spesialis anak dr. Attila Dewanti menjelaskan es krim sebetulnya sudah boleh dikonsumsi oleh anak ketika berusia satu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya