Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan dengan intensitas tinggi sejak Rabu (4/11) malam menyebabkan meluapnya debit air Sungai Krueng Langsa pada Kamis (5/11) dini hari. Sungai yang membelah wilayah Kota Langsa di Provinsi Aceh tersebut meluap sehingga merendam sedikitnya 722 unit rumah warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Krueng Langsa.
Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa melaporkan sedikitnya 722 KK terdampak yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Langsa Kota tepatnya di Gampong Jawa, Kecamatan Langso Baro tepatnya di Gampong Geudubang. Selanjutnya Kecamatan Langsa Lama tepatnya di Gampong Pondok Pabrik, Gampong Sidodadi, Gampong Selalah Baru dan Gampong Langso Baro.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan kondisi terakhir saat ini banjir masih berlangsung dengan tinggi muka air (TMA) berkisar antara 60 cm sampai dengan 120 cm.
Baca juga: Universitas Indonesia dan UGM Tembus Daftar Best Global University
"BPBD Kota Langsa telah menurunkan dua unit perahu karet di dua lokasi berbeda serta melakukan evakuasi korban banjir," kata Raditya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11).
Sementara itu, Dinas Sosial Kota Langsa juga telah mendirikan dapur umum di Dusun Tanjung Putus, Gampong Jawa untuk menyuplai makanan kepada para korban terdampak.
"Tim BPBD yang berada di lokasi bencana juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada akan bahaya bencana hidrometeorologi dikarenakan wilayah Aceh kerap kali diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang," sebutnya.
Sejalan dengan kesiapsiagaan terhadap bencana, dalam situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini tiga harian untuk hari Kamis (5/11) hingga Sabtu (7/11) untuk wilayah Provinsi Aceh. BMKG memberikan peringatan waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dapat disertai angin kencang dan petir untuk wilayah Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, Tangse, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Subulussalam, Aceh Besar, Langsa dan sekitarnya.
Sementara itu, melalui kajian InaRISK BNPB wilayah Kota Langsa di Provinsi Aceh memang memiliki kajian bahaya sedang hingga tinggi untuk bencana banjir dengan luas bahaya lebih dari 11 ribu hektar. Sedangkan melalui kajian risiko, kota yang berada kurang lebih 400 km dari Kota Banda Aceh tersebut memiliki risiko populasi terpapar bencana banjir sebanyak 125 ribu jiwa yang tersebar di 5 kecamatan. (H-3)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved