Senin 19 Oktober 2020, 20:52 WIB

UE Dorong Kerja Sama Penelitian dan Invonasi dengan Indonesia

Faustinus Nua | Humaniora
 UE Dorong Kerja Sama Penelitian dan Invonasi dengan Indonesia

AFP/LUDOVIC MARIN
Bendera Uni Eropa di Brussel, Belgia.

 

UNI Eropa (UE) dan negara-negara anggotanya mendorong kerja sama di sektor penelitian dan inovasi dengan Indonesia. Melalui European Research Days (ERD) 2020, UE berbagi informasi tentang peluang, bagi para peneliti dan ilmuwan dari semua disiplin ilmu di seluruh Indonesia untuk berkolaborasi dengan para peneliti di Eropa.

"Uni Eropa mempunyai hubungan kerja sama yang panjang dengan Indonesia di berbagai sektor, termasuk penelitian dan inovasi. Kami sangat bangga dengan itu, baik pada level Uni Eropa maupun negara-negara anggota yang berbagi aktivitas penelitiannya," kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, dalam konferensi pers virtual, Senin (19/10).

Vincent mengatakan bahwa pihaknya menilai Indonesia mempunyai peluang yang luas untuk berpartisipasi di sektor tersebut. Saat ini UE sendiri mempunyai 187 proyek nonfuel, dimana peneliti atau institusi Indonesia terlibat di dalamnya.

Melalui ERD, UE mempunyai program prioritas di sektor penelitian dan inovasi untuk membantu respons penanganan pandemi Covid-19, seperti penelitian, pengembangan vaksin dan lain-lain. Hal itu dapat dilakukan bersama atau berkolaborasi bersama peneliti dan institusi di Tanah Air.

"Prioritas kedua bagi UE adalah penelitian perubahan iklim. Bagi Eropa, Indonesia dan Asia adalah partner penting dari topik tersebut," tambah Vincent.

Baca juga: Menristek Sebut Indonesia perlu Belajar Program Riset Eropa

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengapresiasi inisiatif UE tersebut. Hal itu merupakan dukungan UE terhadap pengembangan penelitian dan inovasi di Indonesia untuk mencapai visi 2045 Indonesia maju dengan masyarakat berpendapatan menengah ke atas.

"Mengapa ini penting bagi Indonesia? Karena kami butuh kerja sama dengan semua negara yang memberi nilai tambah untuk Indonesia dan UE adalah salah satunya," kata Bambang.

Selain itu, Bambang juga menyoroti penangan pandemi Covid-19. Menurutnya, dengan adanya kerja sama di sektor yang penting ini, banyak hal yang bisa dicapai bersama. Mengingat dalam penanganan pandemi, sinergi dan kerja sama semua negara menjadi sangat penting.

Adapun, ERD akan berlangsung sejak hari ini hingga 28 Oktober nanti. Pada kesempatan tersebut perwakilan dari organisasi riset terkemuka antara lain dari Jerman, Austria, Prancis, Belanda, Slovakia, Finland dan Luxemburg akan memaparkan informasi tentang keunggulan Eropa di bidang penelitian, serta berbagai program pendanaan dan peluang kerja sama penelitian yang ditawarkan.(A-2)

Baca Juga

AFP/MAGAN CRANE

Mahasiswa Unair Temukan Inovasi Deodorant Spray Alami Ekstrak Bintang Laut

👤Faustinus Nua 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 12:01 WIB
Inovasi yang berjudul ‘Patrick Spray’ itu berhasil mengantarkan mereka meraih pendanaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM)...
Antara/Sigid Kurniawan

Pertemuan Antarmenteri G20 Bidang LHK Akan Bahas Tiga Poin Penting

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 11:49 WIB
Pertemuan antar menteri lingkungan hidup dan kehutanan serta menteri perubahan iklim negara-negara G20 akan dilaksakan di Bali pada akhir...
Ist

Avenzel Hotel and Convention Gandeng Starvo Sediakan Charger Mobil Listrik

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 11:48 WIB
Avenzel Hotel and Convention kini menghadirkan electric vehicle charger station di hotel,untuk memudahkan pengguna mobil listrik di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya