Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sosial Juliari Batubara menyatakan sebagian program bantuan sosial (bansos) tidak berlanjut pada tahun depan. Sebab, pemerintah akan fokus pada pemulihan ekonomi nasional dan penyediaan vaksin covid-19.
"Tahun depan, (bansos) memang tidak semasif tahun ini. Karena fokus dari pemerintah sesuai intruksi Presiden adalah pemulihan ekonomi dan juga vaksin," ujar Juliari dalam seminar virtual yang diadakan Media Indonesia, Kamis (15/10).
Apalagi, upaya vaksinasi covid-19 secara luas membutuhkan anggaran yang besar. Sehingga, pemerintah berencana mengurangi anggaran untuk bansos. Termasuk, bantuan beras dan sembako.
Baca juga: Realisasi Anggaran Perlindungan Sosial Kemensos Capai 81%
"Jadi untuk bantuan beras dan sembako tidak dilanjutkan," imbuh Juliari.
Sementara itu, untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tetap dilanjutkan pada 2021.
Kemudian, bantuan sosial tunai (BST) senilai Rp500 ribu untuk masyarakat di luar daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, juga akan tetap bergulir. Adapun BLT untuk sembako non-PKH menyasar 9 juta KPM.
"Untuk tambahannya sementara ini yang sudah dianggarakan adalah bansos tunai Januari-Juni 2021," pungkasnya.
Baca juga: Pemerintah Ingin Bentuk Holding BUMN Sektor Kesehatan
Kendati demikian, dalam rapat kabinet, Menteri Keuangan menyampaikan bahwa anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus ada fleksibel. Artinya, bisa dilakukan intervensi jika ada kebutuhan aspek kesehatan dan jaringan sosial.
"Kita belum tahu juga tahun depan seperti apa kondisinya. Semua berharap lebih baik karena ada vaksin. Tapi, kita tidak bisa memprediksi 100% akan baik," kata Juliari.
"Jika memang perlu merumuskan program tambahan lagi, kami siap. Intinya mengikuti instruksi Presiden," tutupnya.(OL-11)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Kemensos mendirikan 30 dapur umum yang menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved