Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial akan menyiapkan skema pengungsian khusus jika terjadi bencana alam di masa pandemi. Upaya tersebut harus dilakukan demi menghindari terjadinya klaster penularan pada masa darurat bencana.
"Lokasi pengungsian saat pandemi tentu akan berbeda dengan saat normal. Kalau saat normal mungkin saru tenda bisa diisi puluhan bahkan kadang ratusan orang. Di saat pandemi, jumlah pengungsi di setiap tenda pasti akan dikurangi tetapi teknis pelaksanaan nanti akan tergantung juga pada lokasi," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara usai mengikuti rapat terbatas, Selasa (13/10).
Selain membatasi jumlah pengungsi, pemerintah juga akan memberikan alat proteksi seperti masker dan hand sanitizer di lokasi pengungsian
"Kami juga akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan terkait kemungkina dilakukannya rapid test di lokasi pengungsian," ucap Juliari.
Baca juga: Pemerintah: Ada Potensi Multibencana pada Akhir Tahun 2020
Selain itu, sebagaimana antisipasi bencana dalam kondisi normal, Kemensos akan mulai menyiapkan stok penyangga seperti makanan dan minuman serta kebutuhan mendasar lain untuk masa darurat bencana.
"Kita ingin pastikan, saat bencana datang, masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan kebutuhan dasar mereka. Itu tugas kami yang utama," tuturnya.(OL-5)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Kemensos mendirikan 30 dapur umum yang menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Selain warga Jakarta Barat, terdapat delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara yang terpaksa mengungsi di Mushalla Nurul Iman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved