Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA mendapatkan pengakuan global karena sukses mengurangi emisi gas rumah kaca dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan. Bentuk pengakuan itu akan diberikan dalam pendanaan senilai US$103,78 juta atau senilai Rp1,513 triliun sebagai bentuk pembayaran kinerja oleh Global Climate Fund (GCF).
"Ini disebut sebagai skema result based payment dari program REDD+ (Reduction Emition from Deforestation and Degradation) yakni pengurangan emisi dari kegiatan deforestasi dan degradasi hutan," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam konferensi pers secara daring bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kamis (27/8).
"Jadi pembayaran ini berbasis hasil kerja atas keberhasilan penurunan emisi yang laporannya telah diverifikasi tim teknsi independen yang ditunjuk sekretariat UNFCCC (United Nations Framework Convention on Climate Change). Jadi ini bukan klaim Indonesia sepihak, tapi klaim yang diverifikasi kebenaran data dan konsistensi metodologi oleh tim teknis independen yang ditunjuk oleh UNFCCC dan ini juga informasinya terbuka," sambung Siti.
Menurut Siti, pengakuan ini telah menjadi bukti, komitmen dan kinerja Indoneisa dalam pengendalian perubahan iklim. Hal ini juga menandakan komitmen dan konsistensi Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim dari paris agreement.
Selain itu, Indonesia juga dikatakan sudah memiliki ratifikasi yang tertuang dalam UU 16/2016 tentang Pengesahan paris Agreement atas Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai perubahan Iklim.
"Bagi Indonesia, sebetulnya semua agenda dalam kaitan pengendalian perubahan iklim itu dilandasi oleh mandat UUD terletak pada pasal 28 H yang menegaskan, warga negara berhak dapatkan lingkungan yang baik. Selain itu mandat perintah UUD pasal 33 juga mengatakan bahwa sumber daya alam harus dikelola sustainable atau berkelanjutan. Oleh karena itu buat Indonesia, sebetulnya kita bisa lihat ada koherensi kepentingan nasional indonesia dengan concern dunia," kata Siti.
Siti menegaskan bawah keberhasilan pemerintah mengurangi secara konsisten laju deforestasi dikarenakan beberapa hal. Hal tersebut ialah kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan dan penghijauan, perlindungan dan pengamanan kawasan htuan, akses kelola hutan oleh masyarakat di dalam kebijakan perhutanan sosial, perlindungan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pelanggaran penanganan batasan kawasan, peringatan tertulis perusak hutan, pemantapan kawasan dan penerapan sistem legalitas kayu dan pengendalian tepat dari berbagai perizinan.
"Kita masih bekerja untuk berinteraksi lagi dengan Forest Carbon Partnership, ini dari World Bank dan Biocarbon Fund yang sedang dikerjakan. Mudah-mudahan setelah ini ada lagi pengakuan dan reward kepada Indonesia," pungkasnya. (H-2)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Studi terbaru mengungkap bagaimana pemanasan global di zaman Paleogen mengubah pola hujan menjadi tidak menentu. Apakah ini gambaran masa depan Bumi?
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Panas ekstrem juga bisa merusak sistem aliran air di dalam pohon. Udara dapat masuk ke saluran air tanaman, sehingga aliran air terhambat.
Riset terbaru mengungkap ekspansi titik panas laut dalam memicu munculnya badai monster di atas Kategori 5. Ilmuwan usulkan klasifikasi baru "Kategori 6".
Para ilmuwan menilai tingkat kecerahan Bumi melalui pengukuran albedo, yakni kemampuan planet memantulkan sinar Matahari kembali ke luar angkasa.
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved