Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
DENGAN diizinkannya pembelajaran tatap muka di sekolah yang berada di zona kuning, semua pihak diminta meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian untuk menjaga keselamatan siswa, guru, dan pihak-pihak terkait.
“Pelonggaran kebijakan dalam proses belajar mengajar ini dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, serta mempertimbangkan kesulitan yang dihadapi siswa, guru, dan orangtua selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung,” kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam acara Pengumuman Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, kemarin.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, mengungkapkan, berdasarkan riset, terdapat tiga dampak negatif yang berpotensi muncul akibat pelaksanaan PJJ, yakni ancaman putus sekolah, penurunan capaian belajar, serta kekerasan pada anak dan risiko eksternal.
“Oleh sebab itu, pemerintah memutuskan untuk memberi perluasan pembelajaran tatap muka di zona kuning, sedangkan sekolah yang berada di zona oranye dan merah, masih harus melanjutkan PJJ,” ujarnya. Menurut Nadiem, pihaknya akan merevisi SKB untuk memperbolehkan, bukan memaksakan. Memperbolehkan pembelajaran tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.
Secara terpisah, pemerhati pendidikan Doni Koesuma meminta tim satgas covid-19 dan pemerintah daerah mengontrol lebih dekat dan ketat situasi di daerahnya, terutama yang zona kuning.
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo, meminta pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai memainkan ‘gas dan rem’ untuk memulihkan ekonomi di daerahnya. ‘Gas dan rem’ itu merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo.
“Kalau daerahnya risikonya rendah, gasnya bisa ditekan. Namun, kalau seandainya tingkat ancamannya meningkat, remnya yang ditekan,” katanya.
‘Gas dan rem’ di Jawa Barat, lanjut Doni, juga dibutuhkan negara untuk fase pemulihan ekonomi di tengah wabah covid-19. Pasalnya, Jawa Barat menyumbang 20% pendapatan negara dari sektor industri.
“Kualitas tenaga medis dan laboratorium juga ‘digas’ sebab pengujian spesimen di Jawa Barat selalu terlambat jika libur,” tambahnya.
Hingga kemarin siang, Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 2.473 orang sehingga total menjadi 121.226 orang.
Untuk pasien sembuh menjadi 77.557 setelah ada penambahan sebanyak 1.912 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 5.593 dengan penambahan 72 orang. (Aiw/Bay/Fer/X-7)
Penulisan sejarah pun perlu melakukan analisis dan ditulis dengan kritis dan pemikiran yang terbuka.
Suap dan gratifikasi di sektor pendidikan biasanya terjadi karena adanya orang tua murid memaksakan anaknya masuk sekolah tertentu.
Harli menegaskan Kejagung belum menentukan tersangka dalam kasus ini. Perkaranya masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.
Program SMK PK yang diinisiasi Kemendikbud bertujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi lulusan SMK, melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri (DUDI).
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan ada sebanyak 260 orang calon peserta digugurkan pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, tingkat SMA
Tahun 2023 menjadi titik puncak kebangkitan perfilman Indonesia. Hal ini ditandai dengan 50 judul film Indonesia yang berhasil melenggang ke 24 festival film internasional.
Gedung baru hadir dengan desain ramah lingkungan, ruang belajar yang modern, dan berbagai ruang spesialis yang menjawab kebutuhan siswa dari beragam latar belakang.
Trump menyatakan seluruh bendera AS harus dikibarkan setengah tiang hingga Minggu (31/8).
Generasi muda diajak untuk semakin meningkatkan literasi digital serta membiasakan digital diet demi menjaga keseimbangan aktivitas di dunia nyata dan digital.
Guru membagikan enam kebiasaan penting yang bisa diterapkan orang tua dan siswa di bulan pertama sekolah.
Professional development menjadi program unggulan dengan memberikan beragam workshop yang dibutuhkan guru.
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menilai penggunaan gawai (gadget) tak baik jika dijadikan alat utama pembalajaran untuk anak sekolah di jenjang SD, SMP maupun SMA.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved