Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif APCE-UNESCO Ignasius Dwi Atmana Sutapa mengungkapkan pandemi covid-19 selama empat bulan terakhir berdampak pada jumlah konsumsi air yang mengalami penurunan.
“Yang paling menonjol ini (pandemi) ternyata memang mengubah perilaku masyarakat, kemudian ada penyesuaian konsumsi dan priority order. Mau tidak mau harus melakukan urutan prioritas dari berbagai keterbatasan yang ada,” kata Ignasius dalam webinar Water-Food-Energy Security Towards SDGs in New Normal Era, Kamis (23/7).
Ignasius mengungkapkan, berdasarkan data dari Statista, volume konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di luar rumah pada 2020 diprediksi turun hingga 24,1% akibat pandemi covid-19. Sedangkan volume konsumsi AMDK di rumah turun sebesar 2%.
Baca juga: Hati-hati, Konsumsi Air Putih Berlebihan Picu Serangan Jantung
Kemudian pada pelayanan air minum perpipaan atau PDAM juga mengalami penurunan akibat kondisi ekonomi pra pelanggan yang menurun sehingga terjadi penyesuaian konsumsi. Dia mengungkapkan, berdasarkan data PDAM Kabupaten Bogor, pendapatan air menurun sebesar 9,40% atau Rp87.787.349 dari sebelum masa PSBB pada Maret 2020 yakni sebesar Rp933.486.101 menjadi Rp845.698.754 pada April 2020 atau setelah PSBB diberlakukan.
“Sedikit berita bagusnya, ternyata beberapa riset menunjukkan pembatasan aktivitas di seluruh dunia sedikit menimbulkan dampak baik misalnya seperti kualitas udara di berbagai lokasi membaik, juga kualitas air di berbagai lokasi. Meski tidak mencerminkan keseluruhan, tapi beberapa spot menunjukkan ada perbaikan pada kualitas air karena ada pembatasan-pembatasan aktivitas,” ungkapnya.(OL-5)
“Kami ingin memastikan bahwa setiap butir nasi yang dikonsumsi jemaah haji memiliki kualitas terbaik dan cita rasa nusantara."
Pola belanja rumah tangga di Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan pergeseran penting: konsumsi semakin merata antarwilayah.
Gaya hidup anak muda dalam mengonsumsi komoditas harian seperti kopi, teh, cokelat, dan produk kelapa sawit memiliki dampak signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.
Direktur Ekonomi Celios, Nailul Huda, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 tidak akan mencapai seperti yang ditargetkan pemerintah yakni di angka 5,4-5,6%.
Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan volume sampah nasional mencapai 70,6 juta ton pada 2024. Angka ini berpotensi membengkak menjadi 82 juta ton per tahun pada 2045.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved