Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS) dan Inggris tengah berlomba menjadi negara pertama yang memproduksi vaksin covid-19. Pengembangan vaksin covid-19 di dua negara ini merupakan yang paling menjanjikan karena subjek dalam uji coba telah menunjukkan tanda-tanda awal kekebalan.
Percobaan ini dijalankan tim di Universitas Oxford, Inggris, dan perusahaan farmasi Moderna di Amerika Serikat. Keduanya telah menerima dana pemerintah yang signifikan dalam penawaran mereka untuk mengembangkan vaksin mereka sebelum akhir tahun.
Vaksin Oxford, yang diproduksi oleh Astra Zeneca, yang berbasis di Cambridge, Inggris, menghasilkan jutaan dosis yang diproduksi secara massal jika percobaan terbukti berhasil. Tim di belakangnya mengatakan 80% percaya diri akan tersedia pada September.
Vaksin Oxford saat ini sedang dalam tahap percobaan kedua yang diperluas. Namun, ada yang menyebut percobaan telah masuk fase ketiga. Percobaan fokus pada 8.000 orang di Inggris dan 6.000 orang di Brasil dan Afrika Selatan.
Meski belum dipublikasikan secara resmi, percobaan ini disebut telah menemukan subjek yang terpapar vaksin pada fase awal mengembangkan antibodi dan jenis sel darah putih tertentu, yang disebut sel-T, yang membantu melawan infeksi.
“Satu hal penting yang perlu diingat ialah ada dua dimensi respons imun: Antibodi dan sel-T,” kata sumber di Oxford kepada ITV News di Inggris seperti dilansir Arab News, Rabu (15/7).
“Semua orang fokus pada antibodi, tetapi ada semakin banyak bukti yang menunjukkan respons sel-T penting dalam pertahanan melawan virus korona,” tambahnya.
Menurut Sarah Gilbert, ketua tim Oxford, vaksin ini dapat memberikan perlindungan selama beberapa tahun sekaligus.
Sementara itu, peneliti di Amerika Serikat (AS) juga telah melaporkan kabar baik, yaitu bahwa vaksin eksperimental sukarelawan sehat dalam studi tahap awal yang sedang berlangsung.
Seperti dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Rabu (15/7), vaksin eksperimental ini, pada studi tahap awal terbukti aman dan mampu memicu respons kekebalan pada 45 sukarelawan.
Moderna memulai uji coba tahap II pada Mei dan berharap untuk memulai uji coba tahap III pada 27 Juli.(Hym/X-10)
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Wabah meningitis MenB di Inggris terkait klaster kampus. Kenali gejala awal, cara penularan, dan langkah pencegahannya.
UKHSA melaporkan 29 kasus penyakit meningokokus di Kent, Inggris, dengan dua korban jiwa. Otoritas kesehatan terus lakukan vaksinasi dan pemberian antibiotik.
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Pemerintah AS menginginkan Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Australia, Kanada, yordania, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Teluk untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi dengan menyeret NATO ke konflik Selat Hormuz. Jerman dan Inggris ragu, sementara ancaman ranjau Iran kian nyata.
Berdasarkan filosofi keseimbangan Yin dan Yang, jamur kuping dipercaya mampu mengembalikan harmoni organ tubuh yang terganggu akibat penyakit.
Selain hipertensi, diabetes dan influenza juga menduduki posisi teratas dalam daftar keluhan kesehatan di posko pemantauan mudik.
Sakit tenggorokan saat bangun tidur bisa disebabkan dehidrasi, alergi, hingga GERD. Kenali 6 penyebab paling umum dan cara mencegahnya sebelum kondisi semakin parah.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved