Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Tanah Datar, Sumatra Barat, kembali mencatatkan kasus positif Covid-19 setelah kasus konfirmasi positif terakhir tanggal 27 Mei yang lalu. Hari ini, Kamis (2/7) tiga orang di Tanah Datar terkonfirmasi positif Covid-19.
"Benar hari ini, Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand menyampaikan tiga warga Tanah Datar terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga sudah total 14 orang terkonfirmasi positif, 9 orang sembuh dan 1 orang meninggal, 1 orang dirawat di rumah sakit rujukan dan 3 orang isolasi mandiri," ujar Jubir Penanganan Covid-19 Tanah Datar Roza Mardiah.
Dijelaskan Roza, ketiganya berasal dari satu keluarga yang berdomisili di Lubuak Bauak, Kecamatan Batipuh yakni Pr (31 tahun), Lk (67 tahun) dan Pr (64 tahun).
"Ketiganya dalam kondisi stabil atau Orang Tanpa Gejala (OTG) dan menjalani isolasi mandiri. Untuk mencegah penyebarannya, pihak kita sedang melakukan tracing terhadap kontak erat pasien terkonfirmasi positif," jelas Roza.
Dari kasus terkonfirmasi sebelumnya beberapa waktu lalu, sampai Roza, diperoleh hasil tracing sebanyak 127 orang untuk dites yang dimulai Kamis minggu kemaren hingga Rabu di RSUD MA Hanafiah Batusangkar.
Selain itu, terang Roza, saat ini Dinkes Tanah Datar bekerjama dengan Unand melakukan pool test Covid-19 untuk Tanah Datar.
"Harus diingat, virus Corona masih ada di sekitar kita, namun tidak perlu takut, yang terpenting tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh dengan sehingga sama-sama saling melindungi dari tertular virus Corona," pesannnya. (OL-13)
Baca Juga: Pernikahan di Bawah Umur Bentuk Pelanggaran HAM
PT Kereta Api Indonesia II Sumatera Barat (Sumbar) mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved