Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menggelar pertemuan dengan Youtube dan Google Cloud terkait percepatan transformasi menuju masyarakat digital atau Society 5.0.
Pertemuan pada Jumat (12/6) digelar secara terpisah secara virtual. Pertama, pertemuan dengan CEO Global Youtube Susan Wojcicki dan Presiden Google Asia Pasifik Scott Beaumont. Setelah itu, Johnny bertemu Managing Director Google Cloud region Asia Pasifik Rick Harshman dan Head of Government Affairs Google Cloud Region Asia Pasifik Barbara Navarro.
Baca juga: Menkominfo Sebut Lima Elemen Berperan Dukung Kenormalan Baru
Dalam pertemuan dengan petinggi Youtube, Menteri Kominfo membahas kerja sama penanganan konten untuk melawan disinformasi atau hoaks.
"Kementerian Kominfo mengapresiasi upaya Youtube dalam melawan disinformasi dan hoaks yang terkait scara spesifik dengan pemutusan mata rantai peneluran virus korona atau covid-19. Kementerian Kominfo juga mengapresasi komitmen Youtube untuk membantu penyebarluasan informasi yang sehat kepada masyarakat global dan upaya membangun literasi digital masyarakat Indonesia," tutur Johnny.
Baca juga: Menkominfo Tekankan Tiga Aspek Hadapi Kenormalan Baru
Dalam pertemuan itu, Johnny juga membahas peran Youtube dalam ekonomi digital. Menurutnya, Pemerintah Indonesia dan Youtube memiliki tujuan yang sama dalam meningkatkan peluang ekonomi digital serta mempercepat proses transformasi menuju masyarakat digital atau Society 5.0.
"Hal-hal tersebut sangatlah baik untuk diketahui, mengingat upaya adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat yang produktif dan aman membutuhkan dukungan ekonomi digital, persebaran informasi yang sehat, aktual, faktual serta literasi digital bagi masyarakat kita," papar Johnny.
Baca juga: Begini Cara Warga Tahu Berada di Zona Merah Covid-19 Atau Tidak
Saat bertemu dengan petinggi Google Cloud, Johnny mengungkapkan pembahasan difokuskan pada pembangunan data center Google Cloud.
"Dalam pertemuan tersebut Kementerian Kominfo dan Google dan tim Google Cloud menekankan pembahasan pada program pembangunan data center Google Cloud yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juni. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan sektor privat untuk tetap menjaga akselerasi transformasi digital di Indonesia," jelas Johnny.
Baca juga: Menkominfo Ingatkan Disinfodemic Covid-19 pada Jurnalisme Online
Dalam pertemuan itu juga membahas kolaborasi dan kerja sama Kementerian Kominfo dengan Google Cloud untuk meningkatkan talenta digital Indonesia guna mendukung e-commerce, teleedukasi, hingga pemanfaatan aplikasi kesehatan daring selama pandemi.
"Kementerian Kominfo mengapresiasi dan mendukung inisiatif tim Google Cloud dalam membangun data center yang dilengkapi dengan fitur keamanan dan privasi data serta teknologi artificial intelligence. Pemerintah Indonesia percaya hal ini selaras dengan tujuan Indonesia dalam pengembangan infrastruktur dan kecakapan digital yang dibutuhkan dalam transformasi digital menuju masyarakat digital," papar dia. (X-15)
GOOGLE dikabarkan tengah mengembangkan fitur ‘Tap To Edit’ untuk sistem balasan otomatis pada aplikasi pesan instan Google Massages, sebuah fitur yang memungkinkan pengguna mengedit pesan.
Google memperkenalkan Veo 3.1, model AI terbaru yang mampu mengubah gambar menjadi video hingga resolusi 4K, lengkap dengan format vertikal dan dialog.
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
Gmail berubah total di 2026 dengan AI Gemini. Simak cara baru menulis email di Gmail, fitur Help Me Write, AI Inbox, dan ringkasan email otomatis.
Google menambah rangkaian fitur berbasis Gemini di Gmail, termasuk tab baru “AI Inbox” yang membaca email pengguna lalu menyarankan daftar tugas (to-dos) serta topik penting
Google kembali meluncurkan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang semakin mempermudah penggunaannya.
YouTube resmi merevisi kebijakan monetisasi iklan bagi kreator di seluruh dunia. Melalui aturan terbaru ini, konten yang membahas isu sensitif seperti aborsi, hingga KDRT
Sejak akhir 2025 hingga awal 2026, platform milik Google ini merilis dan menguji berbagai fitur menarik.
YouTube bukan sekadar aplikasi menonton video, tapi platform lengkap untuk hiburan, edukasi, dan kreasi konten.
Akademi Film umumkan YouTube sebagai pemegang hak siar eksklusif Piala Oscar mulai 2029 hingga 2033.
Video-video ini bisa berupa hiburan, edukasi, musik, vlog, tutorial, game, berita, dan banyak jenis lainnya.
Dengan YouTube, pengguna dapat menonton jutaan video dari berbagai kategori hingga mengunggah video sendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved