Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 dan Pemerintah Provinsi Jakarta merilis adanya penurunan kasus covid-19 di ibu kota.
Hal itu membawa angin segar bagi warganet soal kesiapan Ibu kota menyambut fase normal baru atau New Normal. Tanda pagar #BersiapMenujuNewNormal pun mulai mengudara dijagat maya malam ini.
Tagar tersebut sudah dicuitkan sebanyak 18,6 ribu kali. Salah satu warganet bernama Lenang McKatili dengan akun @L_enk_a, mencuitkan soal New Normal tersebut.
"Mau tidak mau kita akan menuju ke kehidupan normal baru, karena vaksin belum ditemukan, yang pasti jangan kasih kendor protokol kesehatan, are you ready menuju new normal guys? #BersiapMenujuNewNormal" ujarnya.
Warganet lainya juga mencurahkan pendapatnya soal persiapan DKI menuju New Normal. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ditargetkan berakhir pada 4 Juni mendatang.
"#BersiapMenujuNewNormal adalah tujuan yg harus dipersiapkan matang-matang, bukan hanya sebuah tagar semata tapi diwujudkan bersama dengan cara saling bekerja sama antara pemerintah dan masyarakat. PSBB bukan juga jalan utama, hingga tercapainya suatu keberhasilan," cuit @FiekarBesari.
Baca juga : Selama Idulfitri, Kualitas Udara Jakarta Membaik
Warganet lainya dengan akun @FirmanSHermawan juga meminta warga lainnya ikut terhadap aturan PSBB agar kasus Covid-19 di Ibu kota segera berakhir. "Ngikut aturan pemerintah aja biar aman. Sudah capek dirumah saja #BersiapMenujuNewNormal," katanya.
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menjelaskan, meskipun di DKI Jakarta telah menunjukkan penurunan jumlah kasus baru yang signifikan, namun di beberapa daerah kasus penularan Ccvid-19 justru mengalami kenaikan. Hal tersebut menjadi alasan utama untuk memperketat penjagaan menuju Ibu Kota.
“Beberapa daerah menunjukkan mengalami penurunan tetapi juga beberapa daerah menunjukkan grafik yang meningkat. Oleh karenanya saya menegaskan ulang pentingnya mengikuti ketentuan dari pemerintah dalam hal ini surat edaran gugus tugas," kata Doni di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/5).
Dalam kesempatan yang sama, Anies Baswedan menuturkan PSBB tahap ketiga ini menjadi fase penentu masa transisi menuju kenormalan baru atau new normal.
"Saya sampaikan kepada masyarakat sejak pertengahan bulan ramadan. Tetaplah tinggal di Jakarta karena apabila meninggalkan Jakarta belum tentu bisa kembali dengan cepat dan kita akan laksanakan aturan ini secara tegas," kata Anies.
Terpisah, Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan, dalam dua hari terakhir, pemerintah mencatat penurunan kasus konfirmasi positif covid-19 di tanah air.
Hari ini, pasien yang dinyatakan terinfeksi virus korona sebesar 479 orang. Sebelumnya, pada Minggu (24/5), kasus positif tercatat 526 orang. Pada Sabtu (23/5), jumlah kasus terkonfirmasi bahkan lebih fantastis yakni mencapai 949 orang. Dengan tambahan tersebut, total pasien positif covid-19 di Tanah Air mencapai 22.750 kasus. (OL-7)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved