Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ATURAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam penanganan covid-19 membawa perubahan besar terhadap masyarakat Indonesia.
Sebagian dapat dengan cepat menyesuaikan diri, namun banyak juga yang melihat hal ini sebagai sebuah kendala dan penghambat produktifitas terlebih bagi yang terkena kondisi semi-pemutusan hubungan kerja (PHK)
Menurut Pendiri Akademi Hipnoterapi Indonesia (AHI) Ariesandi Setyono, perlu disadari bahwa ada bagian dari diri seorang manusia yang tidak dapat dikekang dan bahkan sangat bebas berkelana serta menghasilkan produktifitas yang sama baiknya dengan kondisi sebelum dampak covid-19. Dan bagian ini adalah pola pikir.
Pola pikir dapat didayagunakan dengan tepat untuk menghasilkan produktivitas. Namun perlu diketahui juga bahwa 'pikiran' juga bisa digunakan mengembangkan kecemasan, kekurangan dan ketakutan.
Ia menjelaskan, pikiran yang diisi dengan kegembiraan tak dapat merasakan kesedihan, sedangkan pikiran yang diisi dengan produktivitas dan keberlimpahan tak dapat merasakan kekurangan;
Baca juga : Presiden : Pangkas Prosedur Penyaluran Bantuan Tunai
"Pikiran yang diisi dengan ketakutan dan kekurangan tak dapat merasakan optimisme dan keberlimpahan.
Karena dalam satu saat "pikiran" hanya dapat mengolah satu hal "Pikiran" kita ibarat seperti tanah yang dapat menumbuhkan tumbuhan apapun yang dilemparkan padanya," jelas Ariesandi dalam keterangan tertulisnya.
Untuk membantu masyarakat Indonesia mengembangkan pikiran optimistis, Ariesandi memberikan terapi online gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak covid-19.
Video konsultasinya sudah bisa disaksikan di platforn youtube dengan akun program pikiran. Ia juga membuka website pribadi terapigratis.ariesandi.com untuk mengakses lebih luas layanan hipnoterapi miliknya.
"Lewat terapi ini, saya berharap bisa memberaskan kekhawatira, kecemasan, ketakutan, atau psikosomatis lainnya akibat dampak negatif pandemi covid-19," pungkasnya. (RO/OL-7)
Posisi di tengah membuat seorang anak merasa perlu melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan perhatian orangtua yang sering kali terbagi.
Remaja lebih mudah tergoda melakukan hal-hal yang menyenangkan atau sedang tren karena sistem limbik mereka lebih dominan
Ada mekanisme psikologis dan neurologis yang sangat kompleks yang membuat manusia modern begitu terobsesi dengan urusan privasi orang lain, seperti netizen yang terobsesi dengan artis.
PEMAHAMAN mendalam mengenai tahapan perkembangan psikologi anak bukan sekadar wawasan tambahan, melainkan fondasi utama dalam pola asuh modern di tahun 2026.
Psikologi menyebut orang yang memasak sambil membersihkan dapur memiliki 8 kepribadian kuat, mulai dari disiplin, mindfulness, hingga manajemen waktu yang baik.
Studi terbaru mengungkap teknik "meta-cognitive doubt". Meragukan pikiran negatif ternyata lebih efektif untuk kembali berkomitmen pada tujuan jangka panjang.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved