Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk menyumbangkan 25 ribu perangkat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dan hand sanitizer senilai Rp8,75 miliar kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Direktur PT Barito Pacific Tbk Yusirwan Uyun kepada Ketua Gugus Tugas Doni Monardo di Graha BNPB, Selasa (12/5).
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengapresiasi Kelompok Barito Pacific yang ikut membantu penanganan covid-19.
Baca juga: Hari Perawat Internasional, Momen Tingkatkan Kompetensi
Doni berharap agar melalui PT Chandra Asri, kelompok usaha ini bisa lebih membantu penyediaan bahan baku pembuatan alat pelindung diri (APD) maupun masker N-95.
"Selama ini kita mampu membuat APD untuk petugas medis, tetapi bahan bakunya masih harus diimpor. Saya mendengar kabar Chandra Asri memproduksi produk yang bisa diolah menjadi bahan baku APD dan juga masker N-95," kata Doni.
Doni menambahkan, Indonesia akan menjadi produsen utama APD dan juga masker apabila bahan bakunya bisa disediakan di dalam negeri. "Kalau kita bisa melakukan itu, kita akan bisa menjadi penyelamat dunia karena APD dan masker N-95 saat ini dibutuhkan oleh seluruh dunia," tambah Doni.
Baca juga: Gibran dan Relawan Salurkan Ribuan Masker dari Puan Maharani
Wakil Presiden PT Chandra Asri Edi Riva’i menjelaskan pihaknya memang menghasilkan produk yang bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan APD dan juga masker. Hanya saja produk itu harus diolah lebih lanjut agar bisa digunakan.
"Produksi polypropylene oleh Chandra Asri sekarang ini sekitar 580 ribu ton per tahun, sementara untuk Polypropylene spundbond nonwoven yang bisa dipakai sebagai bahan baku pembuatan APD dan masker sekitar 3.500 ton per bulan. Untuk kebutuhan dalam sebenarnya cukup. Namun ini harus diolah lagi oleh industri hilir agar benar-benar bisa dipergunakan," kata Edi. (X-15)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved