Kamis 30 April 2020, 13:34 WIB

Mudik Karena ada Kepentingan Mendesak? Boleh, Ini Syaratnya

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Mudik Karena ada Kepentingan Mendesak? Boleh, Ini Syaratnya

ANTARA/Aprillio Akbar Ilustrasi mudik
Ilustrasi Mudik.

 

KEPALA Korlantas Polri Irjen (Pol) Istiono mengatakan pihaknya memperbolehkan warga untuk mudik apabila memiliki surat keterangan urgensi yang ditandatangani oleh lurah, RT dan RW setempat.

Meski adanya larangan mudik lebaran 2020 oleh pemerintah demi menekan penyebaran virus korona (Covid-19) di Indonesia, Istiono memperbolehkan warga mudik jika adanya keperluan mendesak yang mengharuskan warga pulang.

Baca juga: Dampak Covid-19, Operasional MRT Fase 2 Mundur ke 2026

Dalam keadaan tertentu, seperti anggota keluarga ada yang sakit keras, meninggal dunia, atau istri hendak melahirkan akan ditoleransi petugas.

"Boleh saja, tapi tunjukkan surat urgensi. Foto saja, benar atau tidak itu terjadi," tutur Istiono, Selasa. (2484)

Hal senada diungkapkan Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Kombes (Pol) Benyamin. Menurutnya, jika warga dalam keadaan mendesak dan buru-buru karena ada anggota keluarga yang meninggal atau sakit, cukup memberikan keterangan dari lurah setempat.

“Tidak perlu surat dari kepolisian, orang sedang urgensi ya kenapa tidak. Yakinkan petugas di lapangan, saya rasa mereka bisa mengerti," tuturnya.

Namun, ia mengatakan pihaknya bakal menindak tegas kepada para pemudik yang memaksa mudik namun tanpa keterangan yang jelas.

Bila alasan lain, seperti sudah tidak ada pekerjaan, Polri akan mendata dan langsung memberikan bantuan sosial.

"Polri juga akan memeriksa setiap kendaraan yang lewat di titik-titik penyekatan. Untuk mengantisipasi adanya pemudik yang ‘ngumpet’ di truk dan lainnya,” ujarnya. (OL-6)

Baca Juga

BKM-PPI

Pandemi Covid-19 Tuntut Kemandirian Pengadaan Alat Kesehatan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 03:22 WIB
Saat ini, semua negara berlomba memenuhi kebutuhan dalam negeri sebelum melakukan ekspor alat kesehatan ke negara...
Tatalogam

Produk Lokal Ramah Lingkungan Dukung Pembangunan Berkelanjutan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 02:58 WIB
Mulai tahun ini, penggunaan barang impor akan dilarang dalam seluruh proyek propertI dan konstruksi yang ada di bawah Kementerian...
DOK MI

Pendaftar Pendanaan Kampus Merdeka belum Serahkan Proposal

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 26 Januari 2021, 01:55 WIB
Pendaftar program Kompetisi Kampus Merdeka lebih banyak PTS ketimbang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya