Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tengah mengkaji beberapa opsi terkait mudik lebaran mendatang, salah satunya opsi larangan mudik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina, menyebutkan kekhusyukan ibadah Ramadan tidak akan terganggu jika pemerintah akhirnya mengambil kemungkinan terburuk yaiut opsi larangan mudik lebaran untuk mencegah penyebaran virus korona.
"Poinnya, ibadah selama bulan suci Ramadan tidak kehilangan makna sucinya. Masyarakat tetap bisa beribadah secara khusyuk walaupun dalam kondisi prihatin. Pemerintah harus jamin," kata Selly dalam keterangan resmi, Jumat (27/3).
Baca juga: Polisi Pastikan Penyebar Hoaks Covid-19 akan Diproses Hukum
"Bisa dong kita menunjukkan rasa empati kita sebagai umat beragama dengan tidak mudik dulu. Ada sekian risiko yang mungkin lebih besar kalau mudik. Bisa membahayakan sanak keluarga di kampung halaman" imbuhnya.
Ia menilai, tentunya pemerintah akan memkirkan secara matang terkait hal ini, dengan tujuan kebaikan bersama.
"Pemerintah sedang menghitung lewat kajian matang. Tujuan utamanya kan maslahat seluruh masyarakat" sebutnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan virus korona ini tidak akan bisa teratasi jika tidak ada kesadaran bersama.
"Virus ini matinya karena kita disiplin ketat. Saatnya kerja sama kita semua untuk menahan diri dan berdisplin" tandasnya.
Ia juga menyebutkan, bila opsi larangan mudik Lebaran benar diambil pemerintah. Masyarakat dapat memanfaatkan teknologi untuk tetap merasakan nuansa Lebaran bersama keluarga dengan tetap menekan penyebaran pandemi virus korona.
"Nuansa Lebaran kan tetap bisa dirayakan dengan teknologi. Tinggal video call atau skype. Kalau tidak begitu nanti risiko paparan virus bisa kemana-mana. Harus sadar kita lawan korona ini itu butuh kerja sama" pungkasnya. (OL-1)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
BNPB memprediksi cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang dalam tiga hari ke depan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang selama mudik Lebaran.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, menjelaskan bahwa pemudik yang memeriksakan diri rata-rata mengeluhkan sakit kepala hebat.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved