Jumat 27 Maret 2020, 09:00 WIB

Polisi Pastikan Penyebar Hoaks Covid-19 akan Diproses Hukum

Antara | Humaniora
Polisi Pastikan Penyebar Hoaks Covid-19 akan Diproses Hukum

dok.mi
Ilustrasi-hoaks

 

KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, hingga Kamis (26/3), jumlah kasus hoaks
di media sosial terkait virus korona atau Covid-19 yang telah ditangani Bareskrim Polri dan jajaran polda, mencapai 46 kasus.

"Penanganan kasus hoaks virus korona sampai dengan Kamis (26/3) sebanyak 46 kasus dengan penambahan dari Dittipidsiber Bareskrim Polri sebanyak satu kasus," kata Argo saat dihubungi, Kamis (26/3).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Diramalkan Capai 34 Ribu

Berikut data kasus hoaks Covid-19 di media sosial yang telah ditangani Bareskrim Polri dan jajaran polda se-Indonesia hingga Kamis (26/3):

1. Siber Bareskrim Polri 5 kasus.
2. Polda Kaltim 3 kasus.
3. Polda Metro Jaya 2 kasus.
4. Polda Kalbar 4 kasus.
5. Polda Sulsel 3 kasus.
6. Polda Jabar 3 kasus.
7. Polda Jateng 2 kasus.
8. Polda Jatim 7 kasus.
9. Polda Lampung 3 kasus.
10. Polda Sultra 1 kasus.
11. Polda Sumsel 2 kasus.
12. Polda Sumut 2 kasus.
13. Polda Kepri 1 kasus.
14. Polda Bengkulu 2 kasus.
15. Polda Sumbar 1 kasus.
16. Polda Maluku 2 kasus.
17. Polda NTB 2 kasus.
18. Polda Sulteng 1 kasus.

Argo mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita hoaks karena bisa diancam pidana.

Ia menambahkan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terus berpatroli untuk mencegah beredarnya berita hoaks di media sosial yang meresahkan warganet.

Selain melakukan penegakan hukum, Polri juga berupaya mengedukasi masyarakat berupa imbauan dan kontra narasi melalui media sosial resmi
Polri.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini meminta masyarakat agar tidak langsung menelan mentah-mentah setiap informasi soal Covid-19 yang beredar di media sosial. (OL-1)

Baca Juga

DOK MI

Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 08:00 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan kegiatan pendukung dan manajemen yang dinilai tidak relevan di masa darurat...
Istimewa

Komite III DPD RI dan Mendkibud Jalin Komitmen Pendidikan Bermutu

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 07:43 WIB
Komite III DPD RI memandang, diperlukan pelbagai penyesuaian dalam penyelenggaraan pendidikan tanpa mengesampingkan komitmen pendidikan...
MI/VICKY GUSTIAWAN

Sosialisasi AN Digesa

👤Syarief Oebaidillah 🕔Senin 26 Oktober 2020, 05:05 WIB
Asesmen nasional sebagai pengganti UN dinilai sama sekali belum dipahami oleh sekolah dan siswa, baik di kota besar apalagi di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya